Ibu dan Hemodialisa
Ibuku sudah mengidap diabetes sejak tahun 2000 lalu. Diawali dengan gula darah di atas 400 dan harus rawat inap, selanjutnya rutin dua kali setahun Ibu harus dirawat karena kadar gulanya tinggi. Momen kadar darah meningkat itu bisa diprediksi, setiap selesai Hari Raya Idul Fitri dan setelah Maulid Nabi. Pokoknya ga jauh-jauh dari dua hari besar itu. Bisa dibayangkan kan kenapa? Karena saat itu, kami semua tidak bisa mengontrol asupan makan Ibu. Di Banyuwangi, kalau Maulid Nabi tiba, ada perayaan yang cukup ramai, dan tiap masjid berbeda-beda waktu perayaannya. Jadi makanan melimpah ruah dan akhirnya kadar gula Ibu meningkat....dan harus rawat inap. Demikian rutin setiap tahun dengan pola yang sama. Itu untuk yang rawat inap, kalau kondisi lemas atau luka yang sulit sembuh, itu seringkali terjadi. Ibuku bukan termasuk orang yang disiplin, seberapa keras kami berusaha mengingatkan dan mengontrol makanan Ibu, masih sering juga kami melihat bung...