Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sewing Time

Cath Kidston

Gambar
Aku mengenal Cath Kidston dari blog ini, blog cuci mataku karena dia mengaku sebagai seorang bag fetish .  Sungguh..cuci mata disini melihat tas yang cantik-cantik dan bagus-bagus..cukup menghibur hati karena gak mungkin lah aku beli tas-tas cantik itu.  Salah satu kesukaan Mbak Bag Fetish adalah barang-barang dari Cath Kidston  yang merupakan produk dari Inggris.  Waktu pertama buka-buka situs itu, aku langsung ilfil sama harganya...walaupun browsing kemana-mana karena flowery pattern-nya sungguh cantik. Lalu sekitar pertengahan bulan Juli kemarin, aku iseng-iseng saja buka situs Cath Kidston dan ternyata sedang ada Summer Sale dengan banyak barang-barang yang diskon 50%.  Akhirnya setelah berkolaborasi dengan dua teman kantor lainnya, maka akhirnya kami pesan online dengan catatan nanti semua biaya ditanggung bersama.  Ongkirnya kami rasa masih masuk akal..jadi pesan beberapa item.  Ternyata seminggu kemudian, pesanan kami sudah sampai dengan pa...

Inside The Pouch

Gambar
Make up Pouch Cash, Card and Key Pouch Accessories and Tissue Pouch Medicines Pouch

Pouch Organizer

Gambar
Aku sudah pernah mencoba memakai bag organizer yang beberapa waktu lalu sempat banyak yang beriklan.  Tapi ternyata tetap saja aku gabisa mengorganisir isi tasku dengan baik. Setiap kali cari sesuatu si tas, aku masih saja butuh waktu lama untuk menemukannya.  Sampai suatu ketika aku baca postingan disini, yang merupakan blog cuci mata yang wajib kukunjungi.  Maka akupun mengikuti cara si empunya blog dalam mengelola isi tasnya. Bedanya, Si Ibu menggunakan banyak pouch yang branded..pouch yang aku pakai bikinanku sendiri. Hobi menjahit jalan dengan baik...dan isi tas pun terkelola dengan lebih rapi. Silahkan....silahkan.....jika ada yang mau order pouch.....

Tutorial : How To Make Initial Pillow

Gambar
Selama ini aku telah sangat terbantu dengan adanya tutorial-tutorial di blog crafting & sewing. Ada tutorial membuat baju bayi dan sepatunya..bahkan ada juga tutorial celana dalam penutup diapers.  Jadi, ketika ada teman yang baru saja melahirkan anak perempuan, pelan-pelan menyiapkan set baju bayi ini. Reversible dress Sayangnya, ga sempat mengabadikan foto set bayi itu dengan baik dan detil, jadi hanya tampak bersama-sama seperti di atas itu yang bisa terabadikan. Nah...berhubung tutorial apapun sangat bermanfaat, maka aku juga ingin menyumbang satu tutorial yang rasanya masih belum banyak...(mungkin karena terlalu mudah..jadi ga ada yang mau bikin tutorial heheheh) Bantal Initial  Bagi yang ahli, membuat pola bisa langsung saja menggambar di kain inisial huruf yang diinginkan.  Tapi berhubung otak kananku sangat tidak kreatif, maka aku menggunakan sarana komputer.  Pertama buat word art di microsoft word sesuai inisial yang diingi...

Reduce, Reuse, Recycle II

Gambar
Seragam sekolah anak-anakku yang kekecilan, sungguh jadi masalah.  Mau dibuang sayang, dilungsurkan (diturunkan ke anak lain yang lebih kecil) ga pantes karena terlalu dekil.   Ada yang didaur ulang jadi tas punggung , tapi ternyata tetap saja ga ada yang menggunakan tas itu. Ada juga yang didaur ulang menjadi kerudung yang matching dengan seragam tersebut. Bawahan Detya ada yang kuubah jadi rompi seragam Javas dan yang terakhir adalah rok Detya (sekolah menyebutnya pop rock, karena sebenarnya celana panjang tapi ada lapisan penutupnya sehingga tampak depan adalah rok) yang aku  gunting-gunting untuk jadi 3 barang baru yaitu, lapisan dalam tas, lapisan dalam dompet dan pelapis bantal untuk kursi. Berhubung proses menjahit berbanding lurus dengan semangat menjahit yang timbul tenggelam maka harap dimaksumi kalau dari rencana 3 barang, hanya satu saja yang sudah jadi yaitu lapisan dalam tas mukena.... yang penting kan urusan potong memotong telah selesai... tinggal ...

Reduce Reuse Recycle

Gambar
Beberapa kemasan barang teramat sangat sayang jika hanya dipinggirkan begitu saja.  Terutama kotak yang kelihatan kuat dengan penutup yang bermagnetik.  Maka dengan tambahan modal lem dan koleksi kain yang ada, jadilah kotak cantik yang bisa jadi wadah apa saja.  Pernak pernik di meja kerjaku masuk ke kotak-kotak cantik itu... Kode Etik dan peraturan yang berhubungan dengan pekerjaan yang semuanya berbentuk buku saku, ada di kotak yang lain.  Pin, klip, refill cutter, ada di kotak lain yang lebih kecil.  Earphone, stiker dan lainnya di kotak lain yang berukuran sedang. Awalnya hanya bermodal kertas kado yang cantik-cantik dan lem kertas, maka kotak-kotak tadi mempunyai tampilan baru yang lebih keren.  Ada juga tempat memo yang ada wadah pulpennya itu dapat souvenir kala menympangkan darah di kantor yang rutin diadakan tiga bulan sekali.  Mengingat warnanya yang merah menyala dengan paduan silver yang malah jadi kelihatan murahan, maka ...

Mari Menjahit

Gambar
Kegiatan saat tidak malas... Mencoba pattern tas dari Made By Rae Hasilnya :  entahlaah....aku masih belum puas dengan hasilnya...tapi tas ini jadi tentenganku kemana-mana.  Tidak terlalu besar, muat HP dan dompet...dan masih bisa membawa beberapa barang kecil lainnya.   Memanfaatkan beberapa batik garut yang beli di Inacraft lalu. Sarung bantal kursi Bantal ini dipakai untuk anak-anak tidur di mobil...kalau engga ya buat peluk-pelukan aja...anak-anak suka Tirai kaca depan 2 bahan ini pas-pasan buat tirai model kupu-kupu plus poni seadanya dan hanya cukup satu pengikat saja.  Akhirnya bahan untuk cantolan di atas sama sekali ga ada.  Solusinya adalah menggunakan celana seragam sekolah Detya yang sudah ga dipakai lagi.  Jadi warna hijau gelap itu agak ga nyambung dengan warna tirainya sendiri...hehehehe..(Lagian, banyak sekali baju seragam anak-anak yang udah ga kepake dan hanya memenuhi lemari...) Disamping itu...

Weekend Project

Gambar
ki-ka : depan - belakang Menjahit hanya bisa kulakukan ketika akhir minggu.  Walaupun pada akhirnya diserang rasa malas, tapi ada juga yang bisa terselesaikan.  Kebanyakan hanya membuat barang-barang yang saat itu sedang dibutuhkan, seperti bantal untuk Wisam (ukurannya lebih kecil dari bantal dewasa) beserta sarung bantalnya sekalian, ataupun bantal untuk di mobil.  Setelah cukup ahli menjahit lurus-lurus saja, maka kali ini mau mencoba patchwork.  Patchwork pertama adalah sarung bantal bulat karena sudah terlanjur bikin bantal bulatnya. Gara-gara ukuran meteran dengan penggaris berbeda, jadinya harus menambal lagi untuk memenuhi bentuk lingkaran yang sesuai, makanya ada 3 bahan untuk patchwork pertama. Nah bantal patchwork yang kedua adalah yang ada di foto pertama.  Ternyata rumit juga membuat bentuk 9 kotak itu.  Ketepatan menjahit sangat dibutuhkan agar persambungan antar kotak menjadi pas.  Ah...padahal berangan-angan bisa mem...

Mukena Untuk Detya

Gambar
Semenjak blogwalking di blog crafting, maka jadi kenal sama toko-toko kain online yang koleksinya benar-benar menguji iman. Ada kain katun lokal, Jepang dan juga Amerika. Katun yang benar-benar menguji kantong adalah katun Amerika, disamping dijual dalam ukuran yard, harganya itu benar-benar ga nahanin. Jadi sampai sekarang, paling pol aku hanya punya kain katun jepang. Beberapa waktu lalu belanja di Jojo Fabrics di fesbuk yang juga punya website sendiri . Dapat beberapa kain cantik yang aku sendiri bingung mau dibuat apa. Itupun setelah menahan diri agar tidak terlalu kalap ketika memilih kain. Demi ingin menikmati kain cantik itu dalam bentuk jadi, maka ditengah-tengah serangan asma yang menganggu, aku alihkan pikiranku dengan menjahit mukena untuk Detya. Weekend kemarin melengkapi mukena itu dengan membuat sajadah dan tasnya sekalian. Pertama sebenarnya ingin menjadikan sajadahnya sebagai tas, tapi karena malas berpikir bagaimana meletakkan pegangan dan ikatannya maka ak...

Barang Yang Tak Terpakai

Gambar
Jadi gini, dengan tiga anak yang semuanya aktif, seringkali baju-baju yang mereka pakai berumur pendek. Semuanya berakhir dengan kondisi mengenaskan yang sungguh tak layak jika disumbangkan kepada orang lain. Begitu juga dengan mainan. Mainan itu cepat sekali rusak dan akhirnya dalam keadaan berantakan. Untung saja untuk mainan, anak-anak suka menggunakan kembali untuk dirangkai menjadi mainan imajinatif lainnya. Bekal tambahannya cuma lem tembak dan cat spray, maka jadilah mainan model baru. Yaaaa...memang pada akhirnya mainan baru itu tetap saja tidak berumur lama, tapi setidaknya mengurangi volume beli mainan. Nah, untuk baju bekas tadi, seringkali beralih fungsi menjadi serbet dan jika sudah kotor sekali, maka langsung masuk tempat sampah. Akhir-akhir ini stok baju bekas itu semakin menumpuk, sedangkan serbet masih banyak. Maka dengan bantuan mesin jahit, aku jadi punya banyak keset... dan karena suamiku sangat maniak terhadap keset, maka sebanyak apapun aku buat..teta...

Bingkisan Untuk Guru

Gambar
Aku lupa tepatnya kapan, yang pasti saat itu aku masih bujang, aku perhatikan ada kebiasaan orang tua memberi bingkisan untuk guru anak-anaknya. Aku perhatikan para Ibu di kantor sibuk mencari sesuatu saat akhir tahun ajaran tiba. Reaksiku saat itu adalah: "Ya ampun sejak kapan ortu harus ngasih beginian sama guru ya? Untung jamanku dulu gaada yang model begini". Sebenarnya bukan masalah ngasihnya yang jadi keberatanku, tapi jadi kewajiban memberi itu yang membuatku ga suka. Wajib memberi karena orang tua lainnya juga memberi, dan pemberian yang biasa-biasa saja jadi akan memalukan jika dibandingkan dengan orang tua lain. Maka, semakin bagus akan semakin baik, semakin mahal akan semakin berkelas (bagi yang ngasih). Pemberian kepada guru yang didasari oleh persaingan tak kasat mata diantara orang tua murid. Eniwei, aku tidak pernah memikirkan masalah pemberian itu, karena di TK anak-anakku ada kebijakan ketat bahwa tidak ada pemberian orangtua kepada perorangan atau s...

Mencoba Menjahit

Gambar
Ketika aku menelusuri tautan Blog Dreamesh yang bertema crafting, aku jadi pengen punya mesin jahit. Aku ga bisa menjahit baju dan kalau disuruh kursus aku akan nyerah. Tapi melihat hasil kerajinan tangan sepanjang blogwalking di blog Dreamesh dan tautannya..dan tautannya lagi...dan tautannya lagi, keinginan punya mesin jahit semakin memuncak. Sebenarnya cukup menyadari bahwa jangan-jangan ini hanya keinginan sesaat gara-gara BW kesana kemari lihat barang-barang bagus bikinan sendiri, jadinya ya gitu..pengen bikin sendiri. Tapi kupikir ga ada salahnya kalau punya mesin jahit sendiri, jadi kalau baju anak-anak ada yang perlu dijahit, ga usah nunggu tukang jahit keliling lewat. Maka dimulailah sounding sama suami bahwa aku ingin punya mesin jahit. Setelah berbulan-bulan tidak dihiraukan (lebay), senin lalu nemu tawaran mesin jahit di Kaskus yang lumayan masuk budget tawarannya. Dan setelah, diskusi tiga hari...intinya....sekarang aku punya mesin jahit ....yaaaaaiiy.... Hari...