Postingan

Kupon Buat Javas

Setelah melihat Laporan Tengah Semester Javas kemarin... aku rupanya harus bersiap-siap dengan semua kemungkinan yang ada tentang sekolah Javas. Dari awal tahun ajaran, pertama kali Javas masuk SD aku sudah siap dengan semua kemungkinan . Waktu itu kami memutuskan daripada dia mengulang TKnya, lebih baik dia mengulang kelas satunya. Dan walaupun kami memang dari awal sudah bersiap-siap, tetap saja berusaha semaksimal mungkin membuat Javas bisa mengikuti suasana MI. Tapi rupanya hanya wali kelasnya yang bisa membuat Javas fokus walau dengan hati yang gondok. Dengan aku, dia bisa berargumen segala macam agar bisa berhenti setelah 10 menit fokus baca atau nulis. Apalagi dengan pengasuh daycare-nya....Javas akan dengan mudah menolak ajakan untuk berlatih baca. Jadi Laporan Tengah Semester Javas masih ga beda jauh dengan Laporan Akhir Semester walau wali kelasnya menekankan bahwa Javas sekarang sudah bisa membaca dan mengerti sendiri soal-soal ujiannya. Tapi karena pengetahuanny...

Permata Bintang

Gambar
Haduuh sepertinya aku bisa dinyatakan secara resmi sebagai korban iklan. Gimana tidak, gara-gara lihat iklan Tabungan Permata Bintang , aku jadi membuatkan tabungan baru untuk anak-anakku. Padahal mereka sudah dibuatkan Tabungan BRI Junio oleh ayahnya. BRI Junio gambar buku tabungan dan ATM adalah Superman, Tweety dan Tom & Jerry. Javas memilih Superman, Detya memilih Tom & Jerry, sedang Wisam aku pilihkan Tweety agar berbeda. Nah, Permata Bintang ini pilihan gambarnya adalah Princess dan Cars....hadoooh..gambarnya kan bagus.... Maka hanya karena alasan itu aku buat tabungan baru. Benar-benar alasan yang mutu :(

Baca Ulang Harry Potter

Gambar
Mulai minggu lalu aku membaca ulang Harry Potter, dan tadi malam sudah mulai buku keempat. Sensasinya masih sama menyenangkan seperti saat pertama baca dulu, ketika tahun 2000an. Ada buku kedua, Harry Potter dan Kamar Rahasia, di rumah temanku dan sebagai pembaca buku, iseng-iseng saja selama nginep di rumah teman itu aku membacanya. Dan aku langsung terpesona, cari buku pertamanya dan ga bisa lepas dari menunggu-nunggu seri selanjutnya terbit. Zaman masih bujang dulu, dengan penghasilan pas-pasan, beli buku adalah suatu kemewahan sehingga akhirnya kami, dua gadis dan satu ibu di kantor yang juga keranjingan Harry Potter, sepakat untuk iuran beli buku 1-3. Kemudian akhirnya buku itu kami bagi satu-satu. Dan aku, karena ingin mengenalkan pada adikku-adikku kegemaran membaca buku (bukan komik) berupaya keras melengkapi seri 1-3 itu. Akhirnya dari dua adikku yg masih sekolah, dua-duanya suka membaca buku ini, namun hanya satu yang benar-benar suka membaca novel sepertiku. Nah d...

Wisam's Birthday

Gambar
Ga kerasa Wisam sudah 4 tahun. Serasa kemarin saja dia masih bayi...terus toddler... Dan ketika sadar bahwa dia sudah 4 tahun dan tidak seharusnya dibantu terus untuk semua aktivitasnya, tetap saja ga sanggup untuk memperlakukan dia seperti kakak-kakaknya di umur yang sama. Sindrom anak bungsu....ga sadar kalau sebenarnya dia sudah cukup besar, tapi perlakuan orang tua ke si bungsu serasa si anak masih belum bisa apa-apa. Eniwei..sudahlah....bagaimanapun sampai saat ini Wisam masih jadi yang terkecil. Setidak-tidaknya Wisam bisa melakukan banyak hal sendiri saja..hanya saja orang tua dan kakak-kakaknya ga keberatan membantu Wisam. Jadi...ya sudahlah...mungkin memang itu keuntungan jadi anak terkecil. Kalau misalnya orang tua masih saja ingin membantu si anak, sedangkan disisi lain ga ingin membuat si bungsu jadi over protected...ya.....kasih adik lagi..jadi orang tua bisa tegas sama si bungsu gagal dan mengganti keinginan membantu-bantu tadi sama anak yang paling kecil lainn...

Ketakutan dan Jaminan Perlindungan

Minggu lalu dua orang yang kukenal mengalami musibah. Satu meninggal setelah dua hari koma karena gagal ginjal dan sudah setahun ini menjalani cuci darah seminggu tiga kali. Satunya sampai saat ini masih koma setelah mengalami kecelakaan motor di daerah Senen. Setiap kali mendengar kabar seseorang yang masih dalam usia produktif (seumurku atau suamiku) mengalami musibah, dengan tanggungan anak-anak yang masih dalam usia pendidikan dasar, aku menjadi merasa miris dan rasa hatiku seperti teriris-iris. Lalu insting utamaku yang otomatis terpikir adalah asuransi, rasanya aku jadi ingin menambah premi asuransiku. Jaman dulu jika orangtua meninggal sedang anak-anak masih harus sekolah, maka jalan yang paling mungkin adalah menitipkan anak-anak itu ke saudara-saudaranya yang lebih mampu. Harapannya paling engga bisa melanjutkan sekolah. Tapi jika saudara itu sendiri masih punya anak-anak yang juga sekolah, maka sampai berapa tinggi si akhirnya anak yang dititipkan itu bisa disekolahk...

Home Made Chicken Nugget

Gambar
Namanya ibu bekerja ya begini ini, stok di kulkas ga pernah kosong dari nugget ayam, sosis, french fries, spicy wings, ..yang semuanya instan...dan telor tentu saja. Sebenarnya sadar diri si bahwa makanan yang instan itu kalau dimakan terus menerus dalam waktu yang lama akan banyak efek sampingnya...makanya sebisa mungkin cari yang ga pake pengawet atau bahan tambahan lainnya. Kalau akhirnya terpaksa yang ada pengawetnya, sebisa mungkin bukan berbahan benzoat karena suatu ketika saat Javas batuk, dokter menyarankan agar menghindari semua yang mengandung benzoat. Lagipula setelah browsing memang penggunaan natrium benzoat dan kalium sorbat sangat tidak disarankan Nah ketika ngobrol dengan teman, disarankan agar bikin nugget sendiri. Disamping kandungan ayamnya jelas, lagipula pasti tidak memakai pengawet dan MSG. Saat itu aku hanya berpikir..kapan sempat bikinnya...jadi aku ga minat untuk bikin sendiri. Tapi entah kenapa, minggu ini aku tiba-tiba ingin bikin sendiri. Setela...

Mengisi Waktu Libur

Gambar
Minggu lalu dan minggu ini, hari senin sampai rabu, anak-anak libur karena ada try out UN siswa kelas 6 di MI Istiqlal. Mengingat kalau ditinggal di rumah juga ga ada yang jaga, maka mau ga mau anak-anak full time di TPA. Ah TPA yang sekarang ini adalah TPA baru dan dadakan. Sebenarnya sekarang ini sudah masuk tahun kedua si..jadi mestinya sudah lebih terencana dengan baik. Kan sudah bisa belajar dari apa yang terjadi setahun yang lalu. Tapi tetap saja tidak ada agenda tambahan ketika anak-anak seharian penuh menghabiskan waktu di TPA. Untung saja anak-anak sudah terbiasa aktif dan melakukan kegiatan kreatif, dari membaca, menggambar, menggunting dan menempel. Tapi dari sehari penuh gitu, berapa lama si mereka tahan mengutak atik kertas? Pasti banyak kegiatan lain yang ga jelas. Aku jadi bingung sendiri bagaimana agar anak-anak tidak hanya bermain ga jelas. Maka minggu lalu hari senin diselingi dengan membuat cupcake sekaligus menghiasnya. Senin pagi sudah menggotong-go...