Postingan

Perempuan Butuh 20 Ribuan Kata per Hari, Pria Hanya 7.000an

Pernah baca tulisan mengenai ini ga? Aku sudah berkali-kali.  Setelah kurasa-rasakan, emang demikianlah. Kalau berkata-katanya kurang, rasanya seperti ada yg menyesakkan dada. Dulu ada pendengar setia, yang dengan sabar mendengarkan aku berceloteh kesana-kemari, menanggapi seperlunya, mengingat seadanya..ya seakan-akan masuk telinga kiri, keluar kanan. Mungkin beliau pikir, yang penting aku bisa mengeluarkan jatah 20 ribu sehari..dada lega..rumah tangga nyaman.. Walaupun aku juga sering protes, ketika beliau tidak ingat apa yang pernah aku ceritakan.  Heheheh.. Sekarang rasanya protesku dulu kok kebangeten...ya biar ajalaah masuk kiri keluar kanan yg penting dada ini enteng. Daripada sekarang, gaada tempat cerita....gaada tempat keluh kesah.... Apa gaada teman dekat? Ya adalah teman cerita-cerita urusan kerjaan, tapi kok ya ga mungkin lah aku berkeluh kesah tentang rumah..anak-anak..rasa tersayat-sayat...kekawatiran masa depan...pokoknya semua yg s...

Setahun Yang Lalu..

Gambar
Semenjak awal masuk IGD sampai Sabtu pagi itu harus masuk ICU, tak pernah aku membayangkan bahwa beliau akan meninggalkan kami semua. Sudah sejak akhir tahun lalu aku berusaha menekan ingatan biar tidak terasa sakit.  Tapi tetap saja di beberapa waktu, ingatan itu muncul tanpa bisa dibendung. Hari minggu pagi, jenazah beliau dimakamkan, dari minggu dini hari ketika sampai kediri sampai minggu siang, aku hanya berdiam di dalam rumah dan tidak ikut mengantarkan ke pemakaman. Aku tau kapasitas daya tahanku... Siang itu ada teman yang menjenguk, dan akhirnya aku keluar rumah dan melihat ini semua terpajang di halaman rumah Kediri. Dari Dirjen almarhum, yang waktu itu juga melayat di RS, mantan Dirjenku dan Dirjenku yang sekarang.. Teman-temanku dan teman-teman almarhum   Sampai Mitra Kerja almarhum    Sebelum ini, aku termasuk yang mempertanyakan kegunaan rangkaian bu...

Kilas Balik

Gambar
Dari awal tahun kemarin terasa sesak di dada karena muncul kilas balik kejadian tahun lalu.  Saat-saat pertama gusi berdarah yang bikin demam dan tak bisa menikmati liburan akhir tahun. Gusi berdarah yang ternyata adalah salah satu tanda leukimia. Alhamdulillah akhir tahun 2018 sampai awal 2019, aku dan anak-anak fokus beribadah sehingga, ingatan-ingatan kilas balik itu bisa sedikit ditekan. Balik dari ibadah, mulai kesulitan lagi menekan ingatan, karena tentu saja teringat kejadian-kejadian tertentu. Misalnya saat pertama hasil medical check up keluar, betapa kami kebingungan bacanya.  Semua indikator yang ingin kami ketahui, tidak sesuai dengan rumusan yang kami tau. Saat-saat ingatan itu muncul, benar-benar bikin baper.  Sampai ketika ada info viral via WA tentang kebutuhan donor trombosit seseorang yang didiagnosa ALL, bikin aku langsung ngojek ke Dharmais, bahkan ketika kondisi sedang gerimis. Aku sama sekali ga konfirmasi dulu via telpon menge...

Hening

Aku butuh olah raga karena beberapa tahun ini tensiku selalu tinggi.  Yoga jadi pilihan utamaku karena intens tapi tidak membutuhkan banyak gerakan. Saat yang paling bikin aku ga sanggup adalah ketika pendinginan setelah semua selesai. Saat posisi tubuh rileks dalam keadaan terlentang dan kita diminta mengosongkan pikiran dan melemaskan seluruh tubuh. HENING...TENANG...dan seharusnya DAMAI.. Masalahnya...saat-saat seperti itu, aku selalu teringat sekilas-sekilas seminggu terakhirmu... Dan hatiku selalu merasa tersayat-sayat..

Peluk Cium Ayah

Gambar
Hari kedua sekolah setelah pemakaman "Bun, aku gamau salim doang  sebelum berangkat sekolah." "Bukannya salim kita sudah khusus?" "Tapi biasanya kan abis salim Bunda, dipeluk cium sama Ayah terus Ayah bilang bahasa korea itu.." "Ooooo...oke deeeh" #percakapandengansiSulung Sampai saat ini aku gatau arti harfiah kalimat korea itu apa karena kalau aku browsing, ga pernah ketemu spelling-nya bagaimana.   Duluuu pernah nanya, kata beliau itu kalimat mutiara yang artinya kamu pasti bisa melakukannya. Sependengaranku kalimatnya " Yolsimi kumbuheyo". Tapi kalau browsing nemunya ini: sumber  http://cewekbanget.grid.id/Love-Life-And-Sex-Education/8-Ungkapan-Dalam-Bahasa-Korea-Yang-Bisa-Digunakan-Sebagai-Ucapan-Penyemangat sudaahlah...aku ikuti pengucapan beliau saja karena membuat Sulung lebih tenang.. EDIT (8 September 2020) Ternyata ada yg komen menginfokan spelling dan artinya: yeolshimi gombuhae...

Donor Darah ke 38

Hari ini aku memastikan bahwa bulan Oktober tahun lalu tepatnya tanggal 10 Oktober 2017, donor darah suamiku masih diterima dengan baik oleh PMI.  Tidak ada tanda-tanda kelainan darah yang membuat darah ditolak untuk jadi donor. Satu-satunya tanda yang kelihatan dan muncul pertama kali adalah gusi berdarah tanggal 27 Desember 2017. Jadi sistem imun itu drop, somewhere between 10 Oktober - 27 Desember 2017.

Cry..Cry..Cry...

Gambar
"Bun, pernah lihat Ayah menangis?" "Iya, pernah.  Kenapa?" "Kapan?" "Waktu Mbahtri meninggal, pas Ayah selesai sholat.  Bunda cari Ayah di musholla, Ayah langsung menangis.  Kedua pas dapat kabar Mbahkung meninggal, Ayah sedih sekali karena dari pagi itu Ayah sudah pengen nelpon Mbahkung tapi ga sempet-sempet.  Jadi Ayah menyesal sekali, kenapa kok ga maksain nelpon.  Kenapa sih? Emang kamu pernah lihat Ayah nangis?" "Iya, pas Ayah habis pergi keluar kota seminggu dan Bunda juga lagi pergi" "Kenapa Ayah menangis? Apa karena merasa sakit? Waktu itu kan pertama kali Ayah demam dan dadanya sakit." "Bukan karena sakit kok, Ayah menangis karena sedih dan terharu.  Ayah bilang, sudah lama ga ngajak kita jalan-jalan jauh bareng-bareng." "Mungkin karena Ayah habis dari Labuhan Bajo urusan kerja jadi pengen ngajak kita kesana.  Kayaknya Ayah menangis karena merasa sedih sejak ngurus usa...