Kamis, April 10, 2008

Kutu Rambut

Rasa-rasanya semua orang sudah familier dengan jenis kutu yang satu ini. Kutu rambut, dalam artikel di kompas.com disebutkan bahwa kutu rambut ini telah ada sejak manusia modern bermigrasi. Dari rambut mumi berusia 1000 tahun yang ditemukan di Peru, para peneliti menemukan 900 ekor kutu rambut dari dua kepala mumi yang ditemukan tersebut. Jumlah yang luar biasa bukan? Di duga rambut mumi yang dikepang tersebut merupakan surga bagi kutu karena jarangnya rambut disisir.
Kutu rambut sendiri bentuknya sangat kecil berwarna coklat terang. Kutu-kutu tersebut akan bertelur berwarna abu-abu yang menempel di helai rambut sekitar 1-2 cm dari akar rambut. Jika telur kutu ada jauh dari akar rambut berarti sudah menetas atau telur mati. Kutu mulai meletakkan telur-telurnya setelah mereka berusia 2 minggu, seekor kutu dapat bertelur sebanyak 6-8 telur. Telur-telur tersebut dapat menetas setelah 1 minggu. Sehingga dalam waktu yang singkat saja seseorang telah memiliki ratusan kutu di kepalanya jika tidak ada tindakan apa-apa. Kutu rambut tidak dapat terbang dan melompat. Mereka pindah dari kepala satu ke kepala yang lain saat dua kepala tersebut berdekatan, misalnya saat berjalan bersama-sama dengan pembawa kutu rambut. Kutu rambut tersebut membutuhkan kondisi yang hangat dan darah untuk bertahan hidup. Dalam sehari kutu bisa menghisap darah 3-4 kali karena kutu akan dehidrasi jika dalam 6 jam tidak ada darah yang dihisap (iklim kering) dan 24 jam jika iklim basah/lembab. Kutu tidak pandang bulu dalam memilih kepala untuk hidup, yang penting hangat dan berdarah, jadi walaupun rambutnya tebal/tipis, bersih/kotor, warnyanya hitam/pirang/merah/coklat, panjang/pendek, tetap saja asal manusia hidup maka kutu akan dapat berkembang biak.


Saat saya masih kecil dulu, saya sangat jarang kena kutu karena ibu saya akan segera menyemprot rambut saya dengan baygon (ganas sekali ya). Ibu saya bilang obat kutu rambut yang biasa tidak akan mempan membasmi kutu rambut. Metode ini sangat popular di antara sepupu-sepupu saya. Jadi tiap kali ada yang berkutu maka semprotan Baygon akan beraksi, yang saya maksudkan disini bukan Baygon Spray, tapi Baygon cair yang disemprot manual. Bisa dibayangkan prosesnya seperti apa. Saat itu saya dan sepupu-sepupu tidak berpikir apakah rambut akan menjadi rontok atau rusak atau malah kita sendiri yang keracunan, yang penting gatal yang mengganggu itu bisa segera hilang. Biasanya jika saya iseng mandi di kali di seberang rumah yang memang digunakan untuk aktifitas bersih-bersih, maka kutu itu akan datang lagi. Sehingga kemudian saya menahan diri untuk tidak mandi di kali. Beranjak besar saya sudah tidak pernah tertular kutu lagi.


Sampai suatu ketika saat saya sudah lulus kuliah dan diterima kerja, saya ketularan kutu lagi. Bayangkan, saya hampir 24 tahun, dan sedang menunggu panggilan untuk mulai kerja. Saat itu saya dan saudara-saudara yang lain mencoba kolam renang baru yang sumber airnya asli dari mata air tanah. Pengunjungnya banyak sekali dan dari tingkatan sosial yang merata, maklum walaupun namanya kolam renang namun karena dari mata air ya kolam sungai juga namanya. Pulang dari sana, kepala saya langsung gatal-gatal, namun saya tidak berpikir kalau sudah ada kutu yang nyangkut. Betapa paniknya saya ketika sudah menyadari bahwa kutu sudah beranak pinak di kepala saya. Seribu jurus saya coba kecuali baygon (karena takut rontok) akhirnya tepat ketika saya mulai kerja, kutu-kutu itupun menghilang (bayangkan ketika mulai kerja masih ada telur kutu yang kelihatan menempel di rambut….malunya itu….)


Selanjutnya saya tidak mengalami problem kutu lagi bahkan ketika anak perempuan saya sudah pandai bergaul, tidak ada masalah kutu yang mengganggu. Sampai setahun yang lalu, akhir November 2006, ada pengasuh baru untuk anak-anak saya yang berasal dari suatu kampung di Jawa. Setelah sakit panas, anak perempuan saya tiba-tiba garuk-garuk kepala terus dan akhirnya setelah keramas di sore hari, tantenya menyisir rambut anak saya. Dari situ tampak beberapa ekor kutu yang nongol secara tidak sengaja. Dengan kehebohan yang luar biasa, adik saya langsung bergerilya mencari kutu di rambut anak saya dan ternyata sore itu puluhan ekor bisa dimusnahkan secara manual. Pengasuh baru itu bilang bahwa memang biasa anak yang habis sakit panas terkena kutu. Saya sendiri tidak percaya, karena setahu saya, kutu tidak mungkin muncul dengan sendirinya. Sedikitpun saya tidak berpikir bahwa pengasuh baru yang baru berumur belasan tahun itulah sumber kutu di rumah. Malam itu juga kami serumah terutama yang perempuan menggunakan obat kutu agar kutu musnah secara permanen dari rumah kami. Baru besoknya saya tahu bahwa ternyata di rambut pengasuh baru itu, telor-telor kutu tampak jelas menempel hampir diseluruh helai rambutnya…waaah dia ternyata lempar batu sembunyi tangan. Belum sempat saya mengingatkan pengasuh itu, sorenya dia pamit pulang, berhenti dari kerja. Ya..sudah, setidaknya sumber kutu sudah pergi.


Keadaan di rumah tenang kembali tanpa ada tanda-tanda kehadiran kutu rambut, sampai minggu lalu adik saya mengeluh rambutnya gatal-gatal. Kembali kami tidak berpikir bahwa mungkin kutu yang hinggap lagi yang membuat rambut terasa gatal. Kami pikir, mungkin ketombe atau kebersihan rambut yang kurang, sampai sabtu pagi kemaren tidak sengaja ada kutu yang nempel di kuku adik saya ketika dia menggaruk-garuk. Waaahh, bencana lagi karena saya juga merasakan terasa ada yang kemremet (apa ya bahasa indonesianya?) di kepala saya. Saya juga lihat anak perempuan saya berulang kali menggaruk-garuk kepalanya. Lalu pengobatan dimulai, dan saat mengobati itulah kembali rekor kutu terbanyak ada di kepala anak saya. Sampai sekarang saya masih tidak habis pikir, kali ini darimana kutu berasal? Dari sekolah anak saya? Dari penitipan anak? Atau dari mana? Yang jelas mulai saat ini kami harus lebih sering mengurusi rambut agar kutu-kutu itu tidak sempat beranak pinak. Senin kembali ke kantor langsung saya browsing mengenai kutu ini, karena kalau bisa saya tidak ingin menggunakan obat kimia lagi karena selain lama-lama si kutu bisa resisten, saya kawatir rambut yang sudah menipis ini semakin rontok saja. Dan mengingat asal kutu yang sekarang ini tidak terdeteksi maka perawatan dan pencegahan harus semaksimal mungkin di lakukan agar gatal-gatal yang mengganggu bisa dihindari.


Selanjutnya, saya bagi trik yang saya dapat dari browsing:
1. Sering-sering menyisir rambut dengan sisir yang giginya sangat rapat (bahasa jawa:serit/suri).
2. Gunakan kondisioner setelah keramas dan langsung disisir dengan serit/suri. Lakukan 2 hari sekali selama 10 hari berturut-turut sampai kutu tidak ditemukan lagi
3. untuk mengangkat telur yang menempel dan susah diambil, lumuri rambut dengan cuka dan selanjutnya disisir dengan serit/suri
4. Bisa juga menggunakan hairdryer dengan panas sedang, diarahkan ke akar rambut selama 30 menit. Sebenarnya cara ini akan terasa cukup panas buat anak, namun buat orang tua, bisa dicoba.
5. Jika rambut anak panjang, maka ikat/kuncir/kepang rambut untuk mengurangi kemungkinan si kutu berpindah-pindah.
6. Jika ingin tanpa obat kimia, bisa menggunakan air jeruk nipis yang dioleskan secara merata ke akar rambut satu jam sebelum keramas. Perlu dilakukan berulang kali untuk hasil maksimal.
7. Jika terpaksa menggunakan obat kimia, ulangi pemakaian setelah 7 hari untuk memutus siklus hidup kutu secara tuntas.
Semoga bermanfaat

29 komentar:

  1. Good Artichel

    Tak copy buat baca2 ya mba/mas

    BalasHapus
  2. maknyus lah...pengalamannya berguna banget...sy baru pertama kali nih diserang kutu...ganggu banget!!

    BalasHapus
  3. aq baca nya ampe ketawa2 ngekek..
    habis bener bgt..
    aku anti bgt dgn kutu rambut, padahal dulu sd aja pernah tertular. lalu almrhm mmh aqu bertindak dgn minyak tanah, rambutqu di guyur, tp ngefek bgt,, berhub skrg saya sdh berkeluarga dan aq g berani bertindak apa yg almrmh lakukan thdp qu tempo lalu, atau mungkin krn tdk PD? stlh berkeluarga, aqu mulai ngerasa gatal panas yg teramat sangat!! g tau nya pas saya iseng berjatuhan tu kutu.. OH MY GOD!! NOOOO!!! dah 3 bulan ini saya terganggu skali, saya sdh coba dgn obat kutu, tp g mempan.. ntr qu coba tips2 nya.. thanks ya.. jadi ikutan crita niy..

    BalasHapus
  4. ya ampun.. aq baru ketauan terserang kutu juga, langsung beli obat dan browsing ..rambut panjangku masak harus dipotong super pendek untuk menghilangkan telur2nya ..

    BalasHapus
  5. wah keren banget nih sarannya..temen kosan gue kutuan ga enak bgt deket2 dia..hemmmmmmmm

    BalasHapus
  6. wah pengalamannya ga jauh beda ya mba...
    kami skeluarga jg terserang kutu.
    maklum lingkungan pedesaan anak-anaknya suka main yg kotor2
    tp saya punya alternatif, kami gunakan kapur bagus.
    langsung deh tuh kutu sempoyongan, dan telurnya jg padi mati.

    BalasHapus
  7. aduu.... saya lagi kutuan nih. ketularan temen sebangku.. sebel deh.. rambut ikutan rontok... -.- ... malu banget sama temen dan tukang salon.... kalo berenang ngilangin kutu ga ya?? kan rambutnya di rendem..

    BalasHapus
  8. Iekha...

    Rese banget deh...aku ketularan sepupu suamiku yang kutuan...awal gatel2 aku coba minta tolong teman kantor tuk liat dy bilang gak ada apa2...paling ada sedikit ketombe...aku pikir juga rambut baru tumbuh karena kebetulan sehabis melahirkan rambut saya rontoknya banyak sekali...
    dan baru hari ini saya tau kalau ternyata yg saya anggap ketombe atau rambut tumbuh itu ternyata kutu...karena penasaran,jadi saya minta tolong teman lagi untuk lihat lagi...DANK!!!!dy bilang..."mba banyak banget telur kutunya????mo marah...mo teriakk...gak banget c 2010 masih ada orang kutuan????
    tapi tipsnya saya coba ya????

    BalasHapus
  9. aku ketularan temen sd aku pas lagi reunian sampe sekarang belom ilang ilang juga , malu banget garuk garuk depan orang orang , trus juga kalo di kuncir keliatan banget telur kutunya :( , nanti aku coba deh tipsnya ! semoga berhasil :) :)

    BalasHapus
  10. resepnya bagus juga.mau nyoba ah

    BalasHapus
  11. wah gimana nih aku ternyata tertular jg dari adekku waktu aku maen ke rumahnya, bahaya!! jadi takut maen kesana lagi donk.. aku lagi hamil apakah aman pakai peditox waktu hamil ya?? tolong informasinya. Trimmy.

    BalasHapus
  12. TUMBONAN, obat pemberantas kutu rambut tanpa dibilas (Cukup semprot, SELESAI...!), bahkan telor kutupun mati,ketombe pun hilang. Praktis cepat dan aman untuk kesehatan rambut, jika mengenai matapun AMAN..!!, dapat juga dipakai untuk memberantas kutu hewan.
    DIJAMIN CESPLENG..!
    Harga per box isi 12btl @23cc Rp.75rb (wil.Jawa), untuk luar Jawa 85rb,
    Sudah termasuk ongkos kirim.
    Hub : 087859716469
    Rek BCA.an NOEZOEL HERU WIBOWO.
    no:0620267899
    PERHATIAN : Jangan sekali-kali menggunakan KAPUR AJAIB /KAPUR BARUS / OBAT NYAMUK untuk memberantas kutu rambut anda, karena kedua obat tersebut mengandung bahan kimia aktif pestisida yang bisa melumpuhkan bahkan mematikan urat syaraf rambut Anda.Sedangkan kapur mengakibatkan stres dan pengerasan rambut. Akibatnya rambut menjadi rusak, mati dan terjadi pemutihan dini, yang lebih fatal lagi rambut Anda rontok.

    BalasHapus
  13. To :kutu rambut

    Mas tu ada efek sampingnya ga ya..tu belinya harus sebox? bisa beli 1 ja ga??

    BalasHapus
  14. KLIK TUMBONAN selengkapnya DI www.okuturambut.blogspot.com

    BalasHapus
  15. belinya dimana sih,, dari tadi browsing sana sini TUMBONAN mlu deh...

    BalasHapus
  16. coba aja telpon/sms di no tumbonan yang ada di atas itu..

    BalasHapus
  17. Simbur pake bensin aja tu kpala. Di jamin hlang. . .?

    BalasHapus
  18. Ini artikel yg sy cari, salam kenal,
    Anak sy kena kutu habis berenang. Susah banget ngilanginnya. Semoga tips Ibu berhasil untuk anak sy...

    BalasHapus
  19. wah kayanya bukan karena air tanah de bu, soalnya saya biasa juga pakai air tanah, kayanya karena itu kolam renang umum, jadi ada yang jorok, jadi saling tepa2an. saya rasa bukan karena air tanahnya jadi bisa kutuan, :)

    BalasHapus
  20. KUTU DAN KETOMBE memang sangat menggangu setiap orang, tetapi jangan khawatir, masih ada penolongnya,
    TUMBONAN Obatnya..!!...........
    PERHATIAN: Jangan sekali-kali menggunakan KAPUR AJAIB/ KAPUR BARUS/ PEMBUNUH SERANGGA untuk memberantas kutu rambut anda, karena kedua obat tersebut mengandung bahan kimia aktif pestisida dan Insektisida yang bisa melumpuhkan/ mematikan urat syaraf rambut Anda. Sedang kapur mengakibatkan stres dan pengerasan rambut. Akibatnya rambut jadi rusak, mati dan terjadi pemutihan dini, yang lebih fatal lagi rambut Anda rontok.

    MENGAPA PAKAI “TUMBONAN”?

    * - Tidak menimbulkan sensitisasi, resorpsi, iritasi pada kulit dan mata
    * - Aman dipakai untuk anak-anak segala usia
    * - Membunuh KUTU dan TELORNYA dengan cepat
    * - Menghilangkan gatal-gatal akibat bakteri dan keringat
    * - Menghilangkan KETOMBE.
    * - HEMAT,..dan dosis aplikasi yang rendah
    * - Beraroma lembut, relatif Tidak berbahaya bagi manusia dan mamalia
    * - Memiliki TOKSISITAS RENDAH terhadap mamalia LD50 > 5.000
    * - MUDAH DIAPLIKASIKAN dengan penyemprotan residual, ULV

    Cara memberantas KUTU :
    Cukup semprotkan secara merata ke seluruh rambut hingga benar-benar dipastikan rata, kemudian sisirlah. SELESAI...!!,
    segera SMS nama dan alamat ke Call Center: 085234971101, 0341-7324456,
    KLIK ARTIKEL KOMPLIT, CARA ORDER, DAN JADWAL EXPEDISI DI >>>"HTTP://OKUTURAMBUT.BLOGSPOT.COM"

    BalasHapus
  21. thanks yah.. atas info,a.. sjak 10th yg lalu, sya udah gak ada masalah sama kutu lagi.. eh, bru skrg nih,, gak tw deh dpt dr mna??! MENYUSAHKAN BGT...

    BalasHapus
  22. thanks banget atas infonya yah.. salam kenal aja deh..

    BalasHapus
  23. maksi deh tipnya...ne kutu udah hinggap di kepala aku 3 bulan..semua cara udah aku pake ,kapur ajaib ,peditok ,...eh tapi ne kutu gk ilang2

    BalasHapus
  24. asal mula kutu dari mana sih?

    BalasHapus
  25. oh jadi asal mula kutu begitu ya..
    ane juga nemu ni gan
    asal mula kutu : "Kutu sempurna berevolusi, serangga parasit yang hidup di poros rambut dekat kulit kepala. Pediculosis is the term for head lice infestation. Pediculosis adalah istilah untuk kutu kepala kutu. Pediculosis bukan kemalangan kelas bawah, melainkan masalah hama bagi semua orang."
    mantap infonya.. :)

    BalasHapus
  26. Tumbonan bisa di ecer ga ya? gara-gara murid disekolah ada yang kutuan jadi deh banyak yang ketularan, pusing deeeeeh. Sudah pake p*di*ox tapi tetap gatel. Mohon infonya ya tumbonan

    BalasHapus
  27. saya suka blog anda tentang kutu rambut, saya berharap untuk melihat lebih banyak dari anda. apakah anda menjalankan situs lain????

    BalasHapus
  28. TUMBONAN : kalo ngilangin telor kutu yang udh banyak bgt trus nempel dan susah dihilangkan bisa buat ponakan

    BalasHapus