Selasa, Desember 30, 2008

Temanku Sedang Bergaya..Dan Aku Pengen Ikutan...

Ada temanku yang rambutnya mulai memutih walau sebenarnya dia masih muda..ya 40 lewat dikit lah..(kalau ga salaaah..). Dari dulu kita udah nyaranin, kenapa ga disemir aja biar ga keliatan tua gitu..tapi dia selalu jawab bahwa rambutnya ini sedang menghitam bukannya memutih...jadilah kami terbiasa dengan rambut menghitamnya...

Sampai tiba-tiba minggu lalu, dia muncul dengan rambut yang benar-benar hitam... Waaaaa penampilan baru dan dia jadi bener-bener kelihatan younger... Lalu aku bandingin dengan rambutku sendiri..yang akhir-akhir ini keliatan semakin ga keru-keruan (gara-gara nyoba potong di salon baru dan hasilnya mengecewakan)... Wuih..kalau temanku sudah merubah dandanan rambutnya jadi ekstrem gitu...aku jadi pengen nyoba melakukan sesuatu yang baru buat rambut megarku ini..

Benar...megar kayak singa...setelah salah potong kemaren malah lebih parah lagi..megar kayak singa keriting ngawur..benar-benar everyday is bad hair day.. Nah, terinspirasi dari temanku yang sedang gaya tadi...aku jadi ingin punya resolusi tahun baru nih... Rambut:harus ada yang baru buat rambutku ini..ada tiga pilihan: 1:dipotong pendek (jangan-jangan malah tambah megar ga keruan), 2:diwarnai..bisa blue black, bisa dark brown ato bisa juga burgundy (pilihan yangn aneh-aneh..apa aku punya keberanian ya?), 3:ehem..ehem..menuruti keinginan anak-anakku...dipakein kerudung...(aman..ga bakalan ada bad hair day..tapi butuh modal gede)

Eniwei..diantara 3 pilihan itu..mesti milih yang mana ya..?

Read More..

Minggu, Desember 28, 2008

New Moon & Eclipse

Habis baca twilight itu, aku bener-bener terpesona dan langsung ngebut baca new moon & eclipse. Ga tanggung-tanggung, 3 buku itu kutamatkan dalam 3 hari, minggu, senin dan selasa. Kepalaku sampe nyut-nyutan. Buku keempat dan kelima Gajah Mada cuma tergeletak tak tersentuh di rumah. Ga ada keinginan sama sekali untuk nerusin baca, padahal aku sangat ingin tau tentang perang bubat. Kupikir ntar pas libur panjang natal dan tahun baru Hijriah, aku bisa nerusin baca gajah mada. TERNYATA... aku malah ngulang baca buku twilight dan eclipse (new moon dipinjam temenku).

GILA..baru kali ini aku baca ulang buku berturut-turut dalam minggu yang sama. Jika yang pertama skimming, maka baca kedua benar-benar dengan sepenuh hati...jika ada percakapan yang bikin ga ngerti..aku ulang lagi sampe ngerti.. Jadi baca kedua ini malah bikin aku semakin ngerti. Dan dilanjutkan jumat malam kemaren, aku nonton filmnya bareng adikku.

New Moon cerita tentang masa setelah Bella hampir terbunuh dan selanjutnya Edward dan Bella jadi ga terpisahkan sampai ada kejadian heboh pas ulang tahun Bella yang ke 18. Lalu Edward dan keluarganya memutuskan pindah, menjauh dari Bella. Bella jadi depresi sampai akhirnya ada Jacob yang menemani dan membuat Bella kembali hidup. Sebenarnya kalo kupikir-pikir lagi..karakter Bella ini lemah amat sih...pas ditinggal Edward langsung depresi sampai kayak zombie..lalu pas ketemu Jacob pelan-pelan bisa ceria kembali.
Menurutku dia terlalu tergantung ama laki-laki.. Jadi inget quote yang ada di film mission impossible 2 deh..kan ada ceweknya tuh..yang disenengi banget ama Ethan Hunt..tapi si cewek itu sebelumnya pacaran ama musuhnya Ethan..trus si musuh itu bilang gini.."cewek itu kayak monyet..ga akan pernah melepas pegangan di dahan lama sebelum menemukan pegangan dahan yang baru.." Artinya kan..cewek itu ga bisa mandiri, mesti tergantung selalu ama cowok..(aku sebel banget dengan quote itu...makanya pengen jadi independent woman..)

Eniwei..di akhir buku new moon, Bella balik lagi ama Edward dan lupa tuh ama Jacob yang nolongin dia pas lagi jatuh..

Buku Eclipse cerita tentang konflik antara Edward, Bella dan Jacob...dan perburuan musuh lain yang pengen Bella mati. Konfliknya menarik dan Bella kupikir jadi selfish karena mau ama dua-duanya..ya edward..ya jacob..udah tau kalo dia ga bisa hidup tanpa Edward, udah tau juga kalau Jacob cinta ama dia..tapi Bella tetep aja berteman ama Jacob dan ga mau lepas dari Edward..dan akhirnya Bella sadar kalau cinta ama dua-duanya (walau cintanya ke edward lebih besar). Dan finally musuhnya mati karena keluarga jacob ama keluarga edward bekerja sama (walau sebenarnya mereka musuk bebuyutan..tapi demi Bella mereka kerjasama..enak banget ya..)

Dan sekarang aku penasaran banget ama buku keempat..Breaking Dawn..sampai minggu-minggu gini kubela-belain maen ke warnet browsing tentang sinopsisnya...(dan aku puas baca sinopsisnya dan semakin penasaran nunggu edisi indonesianya keluar..katanya sih februari..)

Read More..

Rabu, Desember 24, 2008

Rumah Dinas

Pas Detya lahir, aku mulai ngontrak di PAsar Minggu. Kontrakan kecil dengan dua kamar. Waktu itu, biarpun cuma 8 x 6 m2 termasuk dapur dan kamar mandi, terasa luar karena ada 2 kamar dan ruang bebas. Jadi dengan 3 orang dewasa, 2 balita dan 1 anak2..ga kerasa sumpek..nyante aja tuh.. Bahkan terakhir orang dewasanya nambah satu. Tetep kerasa biasa aja..ga sumpek..

Sampai kemudian awal 2006 aku mendapat kesempatan untuk menempati rumah dinas di Ciledug. Pertama sempat syok sih dengan keadaan rumah yang kosong selama 2 tahun, dengan rumput di halaman yang stinggi orang dewasa dan kotoran kucing yang menggunung di garasi serta bagian belakang yang bocor sana-sini sehingga memutuskan untuk batal menempati rumah dinas itu. Sayangnya keinginan membatalkan itu terpaksa dipendam karena ternyata surat izin penghunian tetap sudah terlanjur ditandatangani yang berwenang sehingga dengan terpaksa kami menerima penempatan rumah dinas itu. Dengan modal perbaikan yang hampir setara dengan nilai 2 tahun kontrak di pasar minggu, maka rumah dinas itupun kelihatan layak huni dan kami mulai pindah kesana pada bulan Juli 2006. Dan dua bulan setelah kepindahan kami kesana, pihak kantor akhirnya memperbaiki lantai rumah dan kamar mandi sehingga rumahnya semakin manis.

Jika dibandingkan dengan pasar minggu tentu saja jauuh banget. Di Ciledug kami punya halaman depan sendiri, ada garasi, ruang belakang (dapur) yang luas dan halaman belakang yang mencukupi. Kami bahkan bisa menanam pisang di belakang rumah (bawa bibit pisang dari pasar minggu) dan ada pohon nangka yang baru pertama kali berbuah. Benar-benar rumah dalam arti yang sebenarnya.. Jarak Ciledug ke kantor pun terasa dekat dan cepat jika tau kapan harus berangkat kerja. Walau banyak orang yang berpikir betapa jauhnya Ciledug..kami nyaman-nyaman saja menjalani aktivitas berangkat dan pulang kerja.

Malangnya..akhir 2006 itu ada reorganisasi dan akhir januarti 2007 aku resmi pindah dari unit kerjaku yg ngasih rumah dinas itu ke unit kerja yang lain. Bukannya aku ingin pindah, tapi karena divisiku ini mau ga mau harus gabung maka aku kebawa pindah. Seharusnya sesuai surat pernyataan pas mau menempati rumah dinas dulu, aku sudah menulis bahwa bersedia mengosongkan rumah dinas jika pindah ke unit kerja lain. Itulah kenapa kau bilang malang, karena artinya aku harus keluar dari rumah itu karena sudah pindah unit kerja. Padahal aku kan baru 6 bulan tinggal disitu, sedang tabunganku sudah habis untuk memperbaiki rumah biar layak huni. Maka aku pun masih tetap bertahan di rumah dinas itu dengan tekad bahwa aku ga akan mengklaim rumah dinas ini seterusnya. Secepat aku punya tabungan dan cari rumah lain (rumah tinggal permanen maksudnya) maka aku akan segera pindah. Tapi aku sendiri ga tau kapan batas waktunya, karena tentu saja jika ingin rumah sendiri maka mesti punya cukup tabungan sebagai uang muka.

Sekarang ini berarti sudah 2,5 tahun aku tinggal disana dan akhirnya kabar buruk yang selama ini kuhindari, muncul di depan mataku. tanggal 16 Desember kemaren, pas aku baru masuk setelah cuti jagain anakku di RS, aku terima surat perintah untuk mengosongkan rumah dinas itu. Syok..? Entahlah...aku hanya bisa ketawa karena hal ini sudah kupikirkan akhir-akhir ini.

Kira-kira pertengahan november kemaren, aku buka situs kantorku dan ada pengumuman kalau unit kerja lain sudah mengosongkan rumah dinas dengan paksa. Besoknya ada talk show KPK di radio favoritku dengan tema penertiban rumah dinas. Aku pikir..kok intens banget pembicaraan tentang rumah dinas, sampai-sampai KPK pun turun tangan. Maka aku mulai cari tau gimana penanganan rumah dinas untuk unit kerja asalku. Orang yang kukenal mengatakan bahwa memanng akhir-akhir ini sedang dibahas penanganan semua rumah dinas yang ada, dan dia mengingatkan agar aku tidak usah kaget jika ada surat dari unit kerjanya untuk semua penghuni rumah dinas. Maka aku pun tidak memikirkan rumah dinas ini lagi walaupun aku segera menyiapkan mentalku. Dan ketika surat itu benar-benar kuterima, aku syok dengan deadline yang diberikan. Tanggal 16 Desember surat itu kuterima dan isinya aku harus mengosongkan rumah dan mengembalikan semua kuncinya, paling lambat 31 Desember 2008. GET REAL...!!!

Eniwei...ga mungkin lah..aku bisa ngosongin rumah dinas tepat pada waktunya. Maka yang bisa kulakukan adalah akhir bulan ini mau kirim surat ke yang punya rumah, minta tempo untuk pindah...(kan udah booking apartemen menara salemba itu...), paling engga..sampe rusunami itu udah bisa serah terima..(duitnya udah habis buat bayar DP dan surcharge...ga bisa nyari rumah yang laen..)

One thing for sure...I won't claim the house..!! Jika tempo itu ga disetujui (bagaimanapun baru bisa serah terima tahun 2011) maka minta tempo untuk nyari kontrakan paling engga 6 bulan.

Hiks..hiks...melaz banget sih nasib kontraktor...


Read More..

Senin, Desember 22, 2008

Twilight

Gramedia Grand Indonesia launching dan sesuai kebiasaan maka disertai dengan diskon 30%..mulai 20 - 25 Desember 2008. So..para penggila buku..silahkan berbelanja samapi puas..(diskon 30% emang bikin mabok).

Aku ingiiiiin sekali beli buku senopati pamungkas dari arswendo atmowiloto..tapi ada dua buku tebal-tebal dan harganya itu benar-benar bikin mabok...makanya masih menahan diri untuk membelinya.. Nah..akhirnya setelah menahan diri untuk membeli twilight dan 2 buka lainnya pas relaunch gramed di mal ciputra.. maka kali ini aku memutuskan untuk membeli 3 seri twilight yang ada... Dan aku sama sekali tidak menyesal. Buku yang bagus banget cara bertuturnya..walaupun cerita dari sudut pandang orang pertama, tapi mengalir lancar dan sama sekali ga membosankan...highly recommended..lah..

Sebenarnya kategori novel ini adalah novel remaja..tapi berhubung filmnya juga sudah tayang dan sepertinya novel ini laku keras maka aku tetap membeli novel ini. Dan memang ceritanya tentang tokoh utamanya yang baru masuk SMA dan pindah dilingkungan baru. Tapi jangan mengharap ada cerita khas remaja amerika sebangsa high school musical atau beverly hills yang gemerlapan gitu..tapi cerita ini murung dan sedih dengan tokoh utamanya yang clumsy banget. Saking kikuknya dia sering cedera..bahkan jalan lurus saja bisa mengakibatkan dia jatuh.

Jalan ceritanya mengalir menyenangkan bahkan pengulangan informasi, yang kalau di buku Gajah Mada bikin aku jengkel, di cerita ini diuraikan dengan menarik sehingga aku merasa nyaman-nyaman aja baca informasi berulang-ulang. Terus ada satu hal yang ingin kucontoh, bahwa diusia semuda itu, 16 tahun, Bella, si tokoh utama sudah bisa menentukan pilihannya sendiri untuk kemudian menjalani dengan sepenuh hati apapun resikonya. Aku bayangkan aku sendiri dulu ketika seumuran itu (bahkan kadang-kadang sekarang) masih gampang terombang ambing dengan pendapat umum. Kalau kebanyakan berpikir gini maka akupun ikutan gini..kalau ada yang memilih gitu akupun seringkali ikut berpikir gitu..betapa ga punya pendiriannya aku.

Makanya aku ingin sekali anak perempuanku punya pikiran yang kuat atas pendapat-pendapatnya sendiri, tidak gampang ikut-ikutan seperti aku. Aku berpikir jika aku teguh pendirian maka aku bisa menjadi lebih baik lagi. Dan harapan itu kuwujudkan dalam nama anak pertamaku...Wikrama (bahasa sansekerta artinya teguh pendirian). Tentu saja pendirian kuat itu ga akan berguna kalau jalan yang dipilih ga bagus. Makanya dari sekarang selain memotivasi dia untuk ga gampang ikut-ikutan orang lain juga memberi dasar yang baik agar dia bisa mengambil keputusan yang benar (syusyah banget..karena kenyataannya sekarang dia sangat suka mengekor anak yang lebih besar dari dia).

Eniwei..karena sudah baca novelnya gini, bikin aku ingin lihat filmnya niy...
Read More..

Selasa, Desember 16, 2008

Nikmat Dunia Hanya Sebentar...

Dapet email dari milist angkatanku..ga tahan untuk tidak dibagi...
Biarpun jadinya cuman bisa nerusin tulisan dari milist ga bisa bikin tulisan sebagus ini sendiri, gapapa deh.. yang penting berbagi manfaat dan kebaikan..

NIKMAT DUNIA HANYA SEBENTAR...

Adalah seorang pemuda yang tengah berjalan- jalan ditepi hutan untuk mencari udara segar, ketika dia tengah berjalan, tiba -tiba terdengarlah bunyi auman suara harimau... Auuuummmm... .!!!!! Seekor harimau yang sedang lapar dan mencari mangsa untuk mengisi perutnya dan tiba-tiba sudah berada dihadapan pemuda . Pemuda tadi karena takut, diapun berlari semampu dia bisa, Harimau yang sedang lapar tentunya tidak begitu saja melepas mangsa empuk di depan matanya, harimau itupun mengejar pemuda tadi. Ditengah kepanikkannya, pemuda tadi masih sempat berdoa, agar diselamatkan dari terkaman harimau,...rupanya doanya dikabulkan, dalam pelariannya dia melihat sebuah sumur tua,..terlintas dibenaknya untuk masuk kedalam sumur itu,..karena harimau pasti tidak akan mengejarnya ikut masuk kesumur tersebut.



Beruntungnya lagi ternyata sumur tersebut ditengahnya ada tali menjulur ke bawah, jadi pemuda tadi tidak harus melompat yang mungkin saja bisa membuat kakinya patah karena dalamnya sumur tersebut. Tapi ternyata tali itu pendek dan takkan sanggup membantu dia sampai kedasar sumur, hingga akhirnya dia bergelayut ditengah-tengah sumur, ketika tengah bergelayut dia menengadahkan mukanya keatas ternyata harimau tadi masih menunggunya dibibir sumur, dan ketika dia menunduk kebawah, terdengar suara kecipak air,..setelah diamati ternyata ada 2 ekor buaya yang ganas yang berusaha menggapai badannya,.


Ya Allah bagaimana ini, diatas aku ditunggu harimau, dibawah buaya siap menerkamku, ketika dia tengah berpikir caranya keluar, tiba-tiba dari pinggir sumur yang ada lobangnya keluarlah seekor tikus putih ..ciiit...ciiit. .. ....ciit...yang naik meniti tali pemuda tadi dan mul ai menggerogoti tali pemuda tadi,..belum hilang keterkejutannya dari lobang satunya lagi muncul seekor tikus hitam yang melakukan hal sama seperti tikus putih menggerogoti tali yang dipakai pemuda tuk bergelantungan.

Waduh ...jika tali ini putus, .habislah riwayatku dimakan buaya..!!! cemas dia berpikir,... jika aku naik keatas ....sudah pasti harimau menerkamku,. .jika menunggu disini...lama- lama tali ini akan putus dan buaya dibawah siap menyongsongku. .. saat itulah dia mendengar dengungan rombongan lebah yang sedang mengangkut madu untuk dibawa kesarang mereka,..dia mendongakkan wajahnya keatas..dan tiba-tiba jatuhlah setetes madu dari lebah itu langsung tertelan ke mul ut pemuda tadi.

Spontan pemuda tadi berkata...Subhanallah ..Alangkah manisnya madu
ini,..baru sekali ini aku merasakan madu semanis dan selezat ini...!!!
Dia lupa akan ancaman buaya dan harimau tadi.


Tahukah kamu, inti dari cerita diatas...???
Pemuda tadi adalah kita semua, harimau yang mengejar adalah maut kita, ajal memang selalu mengejar kita. Jadi ingatlah akan mati.

Dua ekor buaya adalah malaikat munkar dan nakir yang menunggu kita di alam kubur kita nantinya .

Tali tempat pemuda bergelayut adalah panjang umur kita,..jika talinya panjang maka pendeklah umur kita, jika talinya pendek maka panjanglah umur kita.

Tikus putih dan tikus hitam adalah dunia kita siang dan juga malam yang senantiasa mengikis umur kita. Diibaratkan di cerita tadi tikus yang menggerogoti tali pemuda.

Madu setetes adalah nikmat dunia yang hanya sebentar. Bayangkan madu setetes tadi masuk ke mulut pemuda,...sampai dia lupa akan ancaman harimau dan buaya,..begitulah kita, ketika kita menerima nikmat sedikit, kita lupa kepada Allah. Ketika susah baru ingat kepada Allah.. Astaghfirullah 1 menit untuk mengingat Allah


Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih akan:
*SUBHANA'LLAH
*ALHAMDULI'LLAH
*LA I LAHA ILLA'LLAH
*ALLAHU AKBAR
*ASTAGHFIRU' LLAH
*LA ILAH ILLA'LLAH, MUHAMMADUN RASULU'LLAH
*ALLAHUMMA SHOLLI ALA WA SALLIM WABARIK ALA SAYYEDINA MUHAMMAD *WA AALIHI WA SAHBIHI AJMA'EEN

Step 2:
Hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat, perkataan demi perkataan

Step 3:
Forward email ini kepada sekurang-kurangnya 7 orang sahabat anda.

Result 1:
Dalam tempoh satu jam anda telah berjasa mengajak mereka untuk mengingati, berdoa dan bermunajat kepada ALLAH Yang Maha Esa.

Result 2:
Dalam tempo satu jam anda telah berjasa mengajak mereka untuk mengingati, berdoa kepada Nabi Muhammad SAW.

Result 3:
Dalam masa satu jam sekurang-kurangnya 7 orang telah mendoakan kesejahteraan untuk kamu dan diAMIN oleh para Malaikat INSYA ALLAH Oleh
itu... duduklah sambil merenungi betapa kekuasaan Allah dalam kehidupan kita seharian kerana melakukan segala yang di RidhoiNya Bersamalah kita berdoa agar sentiasa di nikmat kesejahteraan dan kelapangan akal dan fikiran dalam kita menjalani kehidupan seharian.

Semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua...Amin..
Read More..

Gajah Mada

Akhir november kemaren ada relaunching GRAMEDIA di Mal Ciputra (Citraland) dan seperti biasa jika ada relaunch gitu pasti diskon 30% all item kecuali elektronik. Bayangin aja 30% kan bikin ngiler...beli buku di inibuku.com yang diskon 15% aja udah seneng banget apalagi kalo bisa dapet 30% gini..bisa mabok beli buku deh..seperti waktu relaunch Gramedia di tempat-tempat lainnya.

Kebetulan waktu itu pas Maryamah Karpov baru terbit juga sehingga niatnya beli buku itu (dan buku-buku lain yang sudah lama pengen di beli...). Ternyata stock MK sudah habis dan akhirnya memilih buku Gajah Mada untuk dibeli dengan pertimbangan ada unsur sejarahnya disitu..lumayan buat suatu ketika di masa depan nanti, Detya ternyata juga suka baca maka dia bisa tau sejarah juga. Ga tangung-tanggung, aku langsung beli 5 bukunya sekaligus..(kapan lagi ada diskon 30%...eh..masih ada gramedia puri mall yang belum relaunching ding..). Waktu itu juga sudah pegang 3 seri novel Twilight yang udah ada filmnya itu..(twilight, new moon & eclipse)...tapi masak maruk banget gitu sih...sekali beli langsung 8 buku... (bisa ancur keuangan negara eh..rumah tangga nih). Jadi walo diskon itu sangat mempengaruhiku buat beli sebanyak-banyaknya tetap aja harus ngerem dan tau diri..hiks..hiks..

Maka 5 buku Gajah Mada itu pun sudah siap untuk dibaca dan tentu saja yang pertama dibaca adalah buku pertama Gajah Mada (pas baca buku ini nih..kejadian detya jatuh itu). Baca buku inibikin aku agak-agak nyesel deh kenapa langsung beli 5 sekaligus. Gaya bertuturnya menurutku terlalu bertele-tele sehingga buku setebal itu ternyata hanya menceritakan proses pemberontakan Ra Kuti sampai akhirnya bisa ditumpas. Jadi hanya ada satu kejadian saja yang dibahas. Belum lagi ada keterangan yang diulang-ulang setiap saat sehingga malah bikin jengkel. Misalnya nama Jayanegara masih muda adalah Kalagemet. Nah keterangan ini diulang-ulang terus sampe aku bosen dan akhirnya jengkel. Belum lagi ketika menerangkan, ada mata-mata di intern pasukan bayangkara yang bertele-tele banget. Intinya semua plot jadi dipanjang-panjangin biar tebel bukunya..bukan karena jalan ceritanya yang berliku...

Karena sudah terlanjur beli 5 bukunya maka pas jaga Wisam kemaren aku bawa 2 buku dan dengan skimming..selesai juga 2 buku tebel-tebel itu. Masih seperti buku pertama, buku kedua yang berjudul Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara juga hanya menceritakan satu plot saja yaitu mulai kematian Jayanegara sampai penentuan siapa diantara Sri Gitarja atau Dyah Wiyat yang dapat menggantikan Jayanegara untuk memimpin Majapahit...weleh...untuk mencapai itu saja ceritanya puanjang dan berliku-liku. Tapi yang bikin salut adalah riset yang lebih mendalam pada buku kedua ini. Dalam kata pengantarnya, si pengarang bilang bahwa banyak protes pada buku pertama karena ada beda fakta dengan novel ini yang terlalu tajam, misalnya dalam buku pertama dibilang bahwa Jayanegara langsung diracun Ra Tanca setelah beliau bertahta kembali padahal kenyataannya masih 9 tahun kemudian kejadian itu terjadi. Tapi jadinya, menurutku untuk membuktikan bahwa riset mendalam telah dilakukan maka detil-detil yang terlalu detil jadi ditulis sebagai catatan kaki..bikin ribet aja bacanya. belum lagi istilah istilah jawa jaman dulu juga diselipkan dalam paragraf yang ada...

Eniwei..karena buku kedua sudah tamat dan wisam juga masih dirawat maka aku melanjutkan baca buku ketiga Hamukti Palapa..bayanganku dalam buku ini sudah menceritakan sepak terjang Gajah Mada dalam mewujudkan sumpah palapa-nya...tapi ternyata lebih pada proses sebelum Gajah Mada diangkat menjadi Mahapatih yang selanjutnya bersumpah Palapa. Bagaimana dia menangani pemberontakan Keta dan Sadeng sehingga akhirnya karena keberhasilan itu dia diangkat menjadi Mahapatih (disamping keberhasilan-keberhasilan yang lain). Disini ceritanya juga berlika-liku bahkan ada cerita ga penting tapi dimasukin juga. menurutku kalau ada satu tokoh yang perlu diceritakan detil artinya dia akan berperan di seting yang lain..tapi kalo ga muncul di seting yang lain ngapain diceritain detil?..ga penting gitu lo.. belum lagi cerita bahwa dyah wiyat udah ga perawan waktu merit ama Kudamerta...ga penting amat sih didetilkan..lagi ngapain sih kayak gitu dibahas-bahas..terus ngakunya ke orang lain yang ga cukup penting pula..wong pas ditanya ibunya sendiri ga jawab..masak ke orang lain mesti jawab...ga masuk akal gitu..lagian kan dia sekar kedaton masa diceritakan sudah ga perawan..suatu hal yang mustahil di jaman majapahit dulu...

Weleh...padahal masih ada dua buku lagi yang mesti dibaca..masak gara-gara ga suka ama gaya ceritanya, buku itu mesti dianggurin aja... Lagi buku keempat ini cerita tentang Perang Bubat..yang bikin aku penasaran banget ama kronologis peristiwanya. Jangan-jangan malah bikin aku kecewa seperti buku Hamukti Palapa... yang jelas ga bisa baca ngebut lagi..karena ga ada waktu nih..kerjaan numpuk dan anak-anak butuh perhatian..

Aduh..kayaknya kok aku jadi anti ama pengarangnya nih..padahal banyak yang suka tuh ama buku-buku ini..kok aku engga ya..hiks..hiks... BTW pengarangnya orang banyuwangi lo..sama dengan asalku...wiqiqiqi..apa hubungannya yak?
Read More..

Jumat, Desember 05, 2008

Maryamah Karpov

Setelah baca tiga buku terdahulu Andrea Hirata (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor), aku langsung sueneng pol ama tulisan penulis baru ini sehingga aku sangat menunggu-nunggu buku keempat dari tetralogi laskar pelangi. Setahun lebih setelah buku ketiga Edensor diterbitkan yaitu Mei 2007. Penasaran banget dengan apa yang terjadi dengan tokoh A Ling. Sampai akhirnya 28 November kemarin buku Maryamah Karpov launching pertama kali dan wawancara langsung dengan Andrea Hirata tayang di Selamat Pagi Indonesia.

Pas lihat acara itu jumat pagi habis olah raga, rasanya pengen langsung lari ke Hotel Nikko biar dapet tandatangan Andrea Hirata...tapi ternyata ga cukup waktunya (hiks...hiks). Dan akhirnya baru bisa kebeli hari rabu kemaren dan langsung skimming sampai akhirnya tadi malem udah tamat.


Kok ternyata aku ngerasa kecewa ya dengan buku keempat ini. Karena menurutku terlalu ga nyata, walau tetap dengan humor khas Andrea Hirata yang luar biasa (ampe bikin aku terbahak-bahak) tapi kejadian-kejadian yang digambarkan banyak yang terlalu ga masuk akal dan lagi endingnya gantung bikin sedih hatiku...(hiks..hiks..)

Jadi pengen browsing..apa sudah ada ya yang nanggepin buku ini? Ternyata banyak yang mulai nulis tapi pada belum baca dan ada satu yang baca dengan resensi...FACSINATING...

Iya sih mempesona..tapi kok itu tadi...ga real..

Mungkin emang ga boleh skimming ya..mesti baca yang bener jadi bisa memberi pendapat dengan lebih netral..
OK..aku akan baca lagi dengan sepenuh perasaan seperti 3 buku yang lainnya
Read More..

Menulis..Sekali Lagi..

Hadoh..baca komentarnya HNY ini bikin aku ga enak badan deh..apa benar aku terlalu fulgar ngumbar masalah rumah tanggaku? Aku baca-baca lagi..kayaknya ga sih..weits..ini kan menurutku ya..
OK mungkin ingin kuluruskan dikit..apa yang kutulis disini, syarat utama untukku adalah aku bisa mengambil pelajaran disini, ada yang bisa jadi pengingatku kalo-kalo suatu ketika dimasa depan nanti terjadi lagi hal yang sama (mestinya jangan pernah terulang lagi ya...kan keledai aja ga terjatuh dalam lubang yang sama dua kali) maka aku bisa mengambil hikmah atau pengingat dari apa-apa yang kutulis disini.

Jadi kupikir ketika aku menuliskan apa yang terjadi dalam rumah tanggaku lebih pada pembelajaran buatku sendiri agar menjadi lebih baik. Seperti pada tulisanku di I Hate You...for a While.. , menurutku ini contoh nyata dari tulisan yang kudapat dari milist : Renungan Perkawinan . Betapa konsep membahagiakan itu bukan dari definisi kita sendiri tapi mesti dari definisi pasangan sehingga bisa saling membahagiakan. Ternyata apa yang kupikir bisa bikin seneng buat suamiku seperti masakin air pas bangun tidur, atau membiarkan suamiku tidur lagi sepanjang perjalanan, bukan itu yang diingini suamiku. Beliau cuma pengen dibikinin teh aja tiap pagi biar badan jadi hangat, atau ngobrol ringan bersama-sama di mobil sepanjang perjalanan. betapa berbeda jalan pikiran kami sehingga jika masing-masing tetap ngeyel dengan pendapatnya sendiri maka mana bisa bahagia rumah tangga seperti itu. Maka tulisan itu untuk mengingatkanku agar jangan ngeyel tentang konsep membahagiakan dari pikiranku sendiri..tapi komunikasikan dengan suami apa yang diinginkan sehingga akhirnya nyambung.


Atau seperti ketika aku menulis tentang Bahasa Telepati , yang ingin aku tekankan adalah kalau ada masalah jangan hanya dipendam dan dipikir sendiri. Bukannya masalahnya akan beres yang ada malah makan ati sendiri. Komunikasi adalah hal yang penting dalam berumah tangga. Kalau mengharap dengan bahasa tubuh, orang lain akan ngerti...ga bakalan deh...bahasa lisan lah yang utama. Orang lain ga akan bisa membaca apa yang ada dipikiran kita, jadi kalau ingin sesuatu ya..ngomong aja.

Eniwei, aku menulis apa-apa yang ingin aku tuliskan dan itu harus jadi pengingat buatku. kalau cuma kejadian sehari-hari yang ga ada hikmahnya..mending diobrolin ama temen-temen aja..

About Menulis...sumpeh deh...dari dulu tuh..aku paling ga suka menulis...ga suka dan ga bisa... makanya sempet takut kuliah karena takut bikin skripsi..!! (ga keren kan) makanya ketika nulis pertama kali di koki artikel KoKi Haha Hihi yang isinya cuma 3 paragraf dan ternyata layak tayang, rasanya kayak melambung di udara...sueneng banget. Koki kan situs yang dibaca orang indonesia di seluruh dunia..makanya setelah itu jadi keranjingan nulis di Koki. In case ga tau KoKi...klik aja disini KoKi Citizen Jurnalism . Dulu..pas aku ngirim artikel yang awal-awal..bentuk KoKi ga seperti ini, cuma satu halaman tapi scroll down panjang banget ke bawah. Jadi kalau search artikel yang dulu-dulu mungkin aja ga ketemu. Suatu ketika ada tulisan dari Fire mengenai bagaimana perasaan para penulis KoKi ketika artikelnya ditayangin...dan apa yang ditulis disitu benar-benar menggambarkan apa yang kurasakan ketika tulisanku layak tayang. Bahkan ketika tulisanku tentang tetralogi pulau buru jadi headline...rasanya bener-bener sesuai deskripsi Fire itu...ampe lupa napas sangking senengnya..

Eniwei...kalau nulis yang ga resmi kayak di KoKi atau ngeblog kayak gini kan informal banget..dengan bahasa yang suka-suka aja..(walau di Koki mesti dirapih-rapihin biar sesuai dengan bahasa indonesia yang baik dan benar). Tapi kalau keynote speech kan mesti ati-ati, mesti sesuai fakta dan kenyataan apalagi kalau ngutip peraturan-peraturan sehingga biar cuma 5 halaman dengan 2 spasi tapi mesti mikir banget biar ga malu-maluin. Aku sama sekali ga merasa hebat, bahkan ketika nyerahin draftnya ke Bossku aku sudah bilang bahwa sangat perlu dikoreksi karena aku ga yakin apakah alur yang kutulis udah bener. ternyata koreksi hanya kepada perbaikan susunan kata saja bukan pada alur substansinya sehingga bikin aku lega dan seneng bahwa usahaku yang ampe nyari materi kemana-mana ternyata di-acc ama bossku...bahkan big bossku juga langsung brangkat ke lokasi dengan materi yang kusiapkan itu...Jadi untuk aku yang ga suka dan ga bisa nulis...diminta nulis lagi ama Big Boss benar-benar bikin aku ge-er. (ge-er beda lo dengan merasa hebat).

Coba deh ngirim artikel ke KoKi dan rasakan sensasinya ketika ternyata ditayangin....bikin nyandu..

Read More..

Kamis, Desember 04, 2008

Menulis

Aku sebenarnya ga bisa menulis..bahkan dulu selepas lulus SMA aku takut melanjutkan kuliah karena bagaimana mungkin aku akan bisa menulis skripsi setebal itu...? dengan riset dan penelitian serumit itu...? Untung aja ketrima USMI di Bogor, makanya mau ga akhirnya kuliah juga.. (tapi seringkali juga aku membayangkan, bagaimana jika dulu ga lolos USMI? paling cuma tinggal di kampung saja dan jangan-jangan saat ini sudah menjanda dua kali seperti sahabat dan sepupuku...wiiiii syereem.. Ya Allah..terima kasih waktu itu Kau telah membuka jalan hidupku dengan meluluskanku di USMI IPB)

Eniwei..ternyata bikin skripsi emang menyeramkan (untung deh bisa lulus) makanya menulis masih merupakan hal yang mengerikan buatku.

Selanjutnya pas sekolah di UI, bikin laporan-laporan aja puyengnya minta ampun maka seringkali ngumpulin tugas pas detik terakhir (ditambah kuliah pas hamil besar dan banyak tugas pas punya bayi kecil). Tapi untungnya tesis juga bisa terselesaikan dengan baik. Saat menulis tesis jika diniati dan dengan kerangka berpikir yang jelas maka tesisku bisa berkembang dengan baik walo teknik menghitungnya hanya pengembangan dari teknik orang lain (walau sempat bikin aku stuck 2 bulan karena itungannya ga beres-beres).

OK, maka menulis tetap merupakan hal yang menyeramkan bagiku.. Hanya membaca saja yang tak akan aku tinggalkan bahkan bacaanku juga mulai berkembang dari sebelumnya novel ecek-ecek sekelas sidney sheldon sampai berubah jadi tetralogi-nya Pramudya Ananta Toer yang luar biasa..

Menulis jadi membuatku ketagihan ketika mencoba ngirim artikel di Kompas Komunitas dan layak tayang. Maka selanjutnya cari bahan apa saja buat menulis dan dikirim ke KoKi. Kemudian karena terakhir-terakhir ini agak susah nembus koki, dan terinspirasi dari blog mbak devi maka menulis apa saja menjadi candu buatku. Sekarang ini sesibuk-sibuknya aku, selalu menyempatkan diri menulis apa saja yang bisa dijadikan pelajaran...buat diriku sendiri tentunya.

Terakhir kemarin yang bikin aku berbunga-bunga adalah ada permintaan untuk bikin keynote speech buat Big Bossku. dari senin udah bingung nyari bahan karena ga ada file sama sekali tentang kegiatan ini. Setelah cari sana-sini dan dapat sedikit berkas maka aku mulai menulis pada selasa pagi. Jam 12 tepat selesai setalh perjuangan berat, dikorekso bosku hanya sedikit perbaikan kalimat..substansi sama sekali ga diubah...jadi amazed pada diriku sndiri..ternya disamping ngeblog yang ampe bikin aku kecanduan..aku bisa juga nulis sesuatu yang resmi untuk dibaca Big Boss ku di fourum nasional. Rabu pagi dibawa Big Boss ke acaranya dan ga tau gimana hasilnya. Dan rabu sore kemarin ketika aku ketemu big bossku di suatu rapat...beliau langsung minta aku bikinin closing remarks untuk seminar hari selasa...padahal biasanya untuk seminar-seminar gini sudah ada penulis spesialis sambutan dan penutupan.

Wihihihi..jadi ngerasa sedikit ge-er niy.. Apakah beliau minta aku bikin karena puas dengan karya resmi pertamaku ya..?

Eniwei...menulis itu emang asyik...
Read More..

Virginity

Ini ada hubungannya dengan masalah jatuhnya Detya...walau sangat lega ketika dokter bedah mastiin lingkaran utama hymen detya utuh.. sebenarnya definisiku tentang virginity bukan melulu masalah hymen...ah..selaput dara..kenapa ya dinamakan selaput dara..?

OK browsing nih masalah hymen dan dapat artikel bagus dan sesuai dengan pendapatku walau ada juga sih ga aku terima (di bagian virginity):
Penjelasan tentang HYMEN dan VIRGINITY

Jadi virginity bukan masalah hymen saja tapi masalah spiritual diri kita sendiri. Sejak kapan ya aku berpikir begini...? O ya kalo ga salah dulu pernah nonton salah satu episode serial Beverly Hills 90210. Disitu ada satu karakter yang digambarkan belum sexually active tapi sudah melindingi diri sendiri dengan memasang spiral. Aku berpikir..bahwa jika sudah dipasang spiral pasti hymen akan robek, tapi kok karakter itu tetap merasa dia itu perawan?

Maka aku mulai banyak mencari tau sehingga definisiku tentang virginity bukan lagi masalah robek atau tidaknya selaput dara, berdarah atau tidaknya kita ketika melakukannya tetapi pada kenyataan apakah kita sudah sexually active or not. Ya..hanya itu..karena ternyata hymen itu hanya selaput tipis yang bisa koyak oleh aktifitas yang cukup intense. Lalu apakah jika hymen itu telah koyak maka dia dibilang udah ga perawan? Padahal kan sama sekali belum aktif secara sexsual.

Nah..kalau sobeknya karena diusek-usek sendiri karena masturbasi dan ingin mendapatkan kenikmatan seksual maka itu bisa jadi udah ga virgin. namun ada juga yang bilang kalau sudah pernah penetrasi oleh lawan jenis maka itulah yang disebut unvirginity.. Nah..menurutku kalau yang ini ni..benar-benar udah ga perawan. Tapi ada juga yang berpendapat sepanjang penetrasi itu bukan atas kehendak kita sendiri alias karena diperkosa maka spiritually masih dianggap virgin.. Jadi tergantung kita sendiri memandangnya dari sudut mana. Toh yang tau masalah yang ada di hati kita ya kita sendiri...

Jadi sekali lagi virginity adalah masalah spiritualitas kita. kalo dalam diri sendiri sudah menanamkan itu maka ga masalah apakah hymen sudah robek karena aktivitas yang intense ataupun jatuh menimpa sesuatu seperti Detya maka selama dia tidak sexually active..maka bagiku dia tetap perawan.

Kupikir..kalau sepasang manusia yang sama-sama belum aktif secara sexsual maka akan saling mengenali keperawanan lawan jenisnya. Si cowok akan kerasa dia mendapat cewek perawan ato engga..demikian juga si cewek akan dapat menilai pasangannya masih perawan atau engga. Kalau ga percaya..inget-inget deh dulu ketika pertama kali melakukannya..pasti ngerasa kalau pasangan kita juga sama-sama nervousnya... ragu untuk memulai walaupun sudah pasang aksi sok jago...

Dan pagi pasangan yang sebelumnya sudah sexually active..maka juga dapat mengira-ngira pasangannya sudah aktif juga atau masih perawan... Jadi biar bohong atau gimana bisa ketahuan kok kalo sudah aktif atau belum.

Walaupun ketika peristiwa jatuhnya detya itu membuatku keinget-inget film indonesia jaman dulu (kalo ga salah artisnya yessy gusman). Pada dasarnya masalah kekhawatiran tentang hymen tidak terlalu menjadi beban pikiranku. Tinggal membelajari anak-anakku saja tentang prinsip virginity secara spiritual.

Lagipula saat ini sepertinya banyak yang sudah mengerti masalah hymen dan virginity ini sehingga jika pun suatu ketika di masa depan detya tidak berdarah ketika pertama kali melakukannya maka tidak akan membuat jatuh kepercayaan dirinya.

Atau jangan-jangan dengan diberlakukannya UU Anti Pornografi maka suatu ketika dimasa depan nanti orang-orang akan kembali berpikir seperti film tahun 80-an itu dan menggap bahwa hymen adalah yang paling utama.

Kalau begitu gimana dong..?
Read More..

Senin, Desember 01, 2008

Kepanikanku

Tadi malam terjadi hal yang luar biasa dan bikin aku panik setengah mati. Kalau sudah panik gini..sama sekali otakku blank ga bisa mikir mesti gimana.

Dimulai dari tangisan Detya yang tiba-tiba bikin aku kaget. Dia sedang di kamar bersama ayah dan lain-lainnya, sedang aku sendiri asyik baca buku di depan TV. Aku tanya suamiku apa yang terjadi dan ceritanya bikin jantungku bolong. Detya tadi berdiri di atas kursi mancing lipat dan karena berat tubuhnya maka kursi itu terlipat dan Detya terjatuh. Jatuhnya dengan posisi daerah kemaluan menimpa ujung kursi tersebut. Detya masih menangis meraung-raung dengan posisi tengkurap dan bilang bahwa dia kesakitan. Hampir 20 menit kami membujuk Detya untuk mau dilihat bagian mana yang sakit tapi dia sama sekali ga bergerak dan bilang pipisnya sakit dan dia merasa keluar pipisnya.

Sampai kemudian kuperhatikan bahwa dibagian pantat bawah bcelana Detya nambah ada bercak darah segar. Melihat ini jantungku benar-benar bolong.. apa yang terjadi..? Setelah cerita sana-sini untuk memotivasi Detya agar mau dilihat maka akupun menurunkan celananya dan apa yang kulihat membuatku semakin panik. Celana dalam Detya benar-benar belepotan darah..bukan cuma bercak darah. Ketika akhirnya berhasil membersihkan bagian luar kelamin Detya...tidak nampak satupun luka disitu..dan aku menjadi semakin panik lagi...

Akhirnya kami langsung menuju UGD RSIA Harapan Kita dengan anggapan..bukankah disitu pasti ada dokter kandungan ataupun dokter anak yang bisa dimintai pendapatnya. Sampai disana, ternyata hanya ada dokter umum dan mau ga mau ya tetep aja harus diperiksa. Dokter mencoba untuk melihat lokasi tepatnya luka yang menyebabkan darah itu (saat itu kira-kira 1,5 jam setelah kejadian) dan diamerasa menemukan luka tipis itu yang terlihat seperti bekas tekanan kuku di bagian dalam labia mayora. Mengingat daerah situ merupakan daerah yang banyak pembuluh darahnya maka darah yang keluar terlihat cukup banyak. Kami harus menunggu sekitar 15 menit untuk melihat apakah pendarahan masih berlangsung.

Pada saat pemeriksaan itu aku bertugas menenangkan Detya karena dia menangis kesakitan dan hanya mau dipeluk bunda. Jadi aku ga tau dimana luka yang ditunjukkan itu. Tapi melihat reaksi Detya yang semakin meraung dan menjerit kesakitan ketika diperiksa, maka aku bisa membayangkan apa yang dilakukan dokter itu. Hiks..hiks..jadi inget pengalaman melahirkan dan rasa tidak nyaman ketika diperiksa bawah.

Setelah 15 menit berlalu, Dokter kembali memeriksa dan proses tangisan dan teriakan berulang lagi. Dokter bilang bahwa lokasi tadi bukan asal luka dan karena luka masih merembes maka dokter jaga pun harus meminta pendapat dokter bedah yang lebih mengerti hal ini. Singkat kata setelah di rontgen dan hasilnya ada, dokter bedah mengatakan bahwa tidak ada injury pada tulang kemaluannya dan hymen Detya masih utuh karena perlukaan yang terjadi adalah pada jaringan di luar hymen sebelah bawah. Perlukaannya hanya tipis ditandai dengan darah yang hanya merembes sehingga dokter bedah menyarankan agar penyembuhannya alami karena umur Detya yang baru lewat balita. Tapi jika memang orangtua memerlukan, luka itu bisa dijahit dengan si anak dibius total..

What..? Bius total..? Dijahit bagian dalamnya...? Langsung saja pikiran semakin kalut... Aku hanya bisa bengong tanpa bisa berpikir.
Sampai sekarang pun aku tetap tidak bisa berpikir. Dari pagi kulihat darah masih merembes walaupun berkurang jauh dibanding saat pertama, hanya bercak sedikit, tapi tetap membuatku cemas. Suamiku menghendaki untuk mebiarkan alami saja karena dia tidak bisa menerima jika dibius total. Aku sendiri tetap tidak bisa berpikir.

Maka aku menelpon mertuaku untuk minta pendapat dan beliau mendukung untuk alami saja dengan bantuan sirih (seperti halnya perlukaan ketika melahirkan). Proses penjahitan luka dianggap justru memperumit keadaan.

Sama sekali aku belum menelpon orang tuaku karena ibuku yang selalu histeris jika dengar kabar ga enak sedikit saja. Kalo sudah histeris gitu ibuku jadi kepikiran dan akhirnya kadar gulanya naik...

Eniwei..akhirnya kami memutuskan untuk penyembuhan alami saja dan untuk sirih itu..tentu saja jadi prioritas utama.
Read More..

Tema Bulan November...Setelah Satu Bulan Berlalu

Jumat kemarin adalah hari terakhir tema bulan November...pakaian untuk menutup aurat. Kupikir pernyataan yang keluar waktu itu cukup sampai disitu. Ternyata bom yang ditunggu-tunggu justru muncul hari Sabtu kemarin.

Sabtu sore sepulang dari Mekarsari, di mobil Detya bertanya:"Bunda..aurat muslimah yang harus ditutupi itu mana saja ya...?" (dengan nada main tebak-tebakan)
aku tersenyum dan balik bertanya:"Menurut mbak eta apa..?"
Detya:"Ah..Bunda..kan aku bertanya sama bunda..."
Bunda:"Ya..kalo bunda ga tau kan mbak eta mesti menjelaskan..."
Detya:"Bunda, muslimah itu harus menutupi rambutnya dengan jilbab. Terus mana lagi yang mesti ditutupi..?"
Bunda:"Ya..mana lagi coba..?"
Detya:"Kaki juga mesti ditutupi ..jadi mesti pakai kaos kaki..." (ooo...makanya minggu lalu Detya ngeyel sekali nyari kaos kakinya dan akhirnya memakai kaos kaki setelah hanya satu bulan pertama sekolah pakai kaos kaki)
Bunda:"Terus maunya mbak eta apa?"
Detya:"Ya bunda mesti pakai kerudung dan kaos kaki.."
Javas:"Iya bunda..pakai kerudung biar cantik.."
Bunda:"emangnya kalo ga pakai kerudung gimana? Bukannya bunda sudah menutup aurat bunda dengan pakai baju dan celana panjang..? Apa ga cukup?"
Javas:"Kalau ga pakai kerudung bunda sedang aja"
Bunda:"Sedang gimana..?"
Javas:"kalau pakai kerudung kan cantik..kalo engga ya sedang...gitu.."
Detya:"Ga cukup bunda..aurat itu kan dari rambut sampai ke kaki..jadi mesti ditutupi semua.."
Bunda:masih aja berusaha ngeles.."Mbak Eta..Javas..sekarang ini bunda masih nyaman begini saja, jadi belum bisa seperti yang kalian inginkan. Berdoa terus ya semoga nanti bunda bisa cantik dengan pake kerudung. sekarang bunda biar ajadeh.... sedang aja..."

Aku merasa ada tanduk di kepalaku...setannya menang...

Read More..