Rabu, Agustus 12, 2009

Aku Menurut Hasil Psikotest...

Selama 6 minggu training, kami wajib mengikuti 3 macam tes untuk mengetahui potensi diri dan memperbaikinya jika dianggap kurang. Maka pertama kami mesti mengikuti TPA - test potensi akademik, TOEFL dan terakhir psiko test...

Kelar ikut TPA...rasanya mabok banget.....am I that stupid?...kok perasaan soal yang kejawab cuma sedikit, sedang kebanyakan soal lainnya bikin kepalaku puyeng nyari polanya gimana....Hasilnya:
Verbal : 567
Kuantitatif : 333
Penalaran : 543
TPA : 481
artinya apa?...aku ga tau....

Selanjutnya TOEFL....yah...so-so..lah... rasanya lebih berat dari biasanya..terutama pas bagian reading....kalau structure...dari jaman jebot aku ngisinya "by feeling"..artinya kalo perasaanku bilang ga pas...ya itu yang kupake....
Hasilnya:
Listening : 60
Structure : 50
Reading : 55
Score : 550
artinya apa?....tetep, aku ga tau....

Nah giliran psikotest....dengan segala rupa testnya yang bikin kram jari, maka hasil yang kudapat seperti ini:
(selang penilaian ada 5 BS (baik sekali) B (baik) C (cukup) K (kurang) dan KS (kurang sekali)

Bidang Intelegensi
Potensi kecerdasan : C

Bidang Emosi
Stabilitas emosi : C
Toleransi terhadap strss : C
Penyesuaian diri : K
Kedewasaan : C
Kepercayaan diri : C

Bidang Sikap Kerja
Sistematika kerja : C
Motivasi berprestasi : K
Pemahaman situasi sosial : C
Inisiatif : K
Kepemimpinan : K


Kyaaaaaaaaaa...yang pertama kali nampak di mataku dan bikin protes berat adalah penyesuaian diri yang dianggap kurang.....aku kurang bisa menyesuaikan diri?....bener-bener suatu yang ga bener...lalu aku baca keterangannya:
"Subjek mampu mengendalikan emosinya apabila berada dalam lingkungan yang tenang dan tidak terlalu banyak perubahan. Apabila berada dalam situasi di luar rutinitas yang biasa dihadapinya dan membuatnya tertekan, subjek cenderung mudah tergoncang oleh kondisi yang ada, meskipun masih bisa mengatasinya. Dengan kata lain, subjek cukup seimbang dalam pendekatan secara emosi, reaktif namun masih bisa membatasi perasaan. Di sisi lain, subjek kurang mampu beradaptasi terhadap situasi-situasi berbeda. Hal ini menyebabkan subjek cenderung menolak perubahan dan sulit untuk menerima suatu kondisi baru. Namun demikian, sikapnya yang cukup dewasa dan didukung dengan kepercayaan diri yang dimilikinya, subjek mampu menciptakan lingkungan sosial yang baik."

Kupikir setelah baca penjelasan itu, intinya netral...bahwa mudah tergoncang tapi bisa mengatasinya....susah menyesuaikan diri tapi cukup dewasa dan PD untuk dapat menciptakan lingkungan sosial yang baik...jadi sebenarnya gimana dooong?

Aku ga tau hasil psikotest temen-temenku seperti apa.. Tapi aku baca hasil temen yang pentolan kantor pusat, kebetulan dia duduk di dekatku, walau ga baca rinciannya gimana. Hasilnya emang sesuai karakter orangnya, misalnya potensi kecerdasan BS, kepemimpinan B...yang jelas banyak B-nya dan sedikit C....pantes banget dengan orangnya...Berarti emang demikiankah diriku...

Sekarang dalam Bidang Sikap Kerja...
OK jika dibilang kepemimpinanku kurang...karena pada dasarnya aku ga suka mengontrol orang lain...aku lebih suka diperintah...atau dalam posisi berbagi kerjaan....jadi aku ga lebih tinggi dari yang lain...(dengan kata lain...aku ga suka menonjolkan diri...qiqiqiqi)...Keterangan detilnya gini:
"Dalam bekerja, subjek cenderung lebih bersifat praktis dan kurang menekankan teoritis. Meskipun memiliki kesadaran akan adanya kebutuhan akurasi, namun subjek kurang tertarik untuk mengerjakan secara detil pekerjaannya. Subjek cenderung dapat mengerjakan banyak hal disaat bersamaan, dikarenakan subjek mudah merasa bosan ketika diharuskan mengerjakan satu macam pekerjaan secara terus menerus. Hal tersebut bisa jadi yang membuat subjek menjadi mudah berpaling dan menurun komitmennya terhadap tugas apabila sudah jenuh dengan rutinitasnya. Dalam kelompok, subjek bersedia mempersilahkan orang lain untuk mencoba memimpin dan lebih memilih untuk tidak dalam posisi mengkontrol orang lain. Subjek tidak secara aktif mencoba untuk bekerja melalui orang lain, karena subyek juga kurang memiliki keinginan untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan tindakan orang lain."

Beuh...beuh...hampir semuanya bener....tapi kenapa aku dibilang bahwa motivasi berprestasi ku kurang yak? apa karena ga suka memimpin lalu dibilang ga suka berprestasi? prestasi kan bisa datang dari mana saja. Misalnya dengan hasil kerjaku yang baik, atasanku puas dan di puji orang lain...artinya kan itu prestasiku juga?..mbuh wis...

Kata penyelenggara diklat..semua tes ini ditujukan untuk melihat kompetensi apa yang perlu diperbaiki agar dapat bekerja lebih baik lagi.... kalau gitu...TOEFL kupikir..baik-baik saja...TPA walau hancur..apalagi siy yang kubutuhkan ? toh aku ga ingin ikutan tes S3....segitu cukup lah buat bisa ngajari anak-anaku pas belajar...atau ngerjain tugas rutin....

Kalau psikologisnya?...Aku emang ga niat jadi pemimpin...masak mesti kursus leadership...lah diklat kemaren kan untuk kepemimpinan..? tapi kok aku ga dapat manfaat kepemimpinan blas yak?...cuman jadi tahan banting ketika kerja dalam tekanan tinggi...jadi apakah aku perlu meningkatkan softskillku dalam bidang leadership? kalo leadership-nya tinggi pasti inisiatif dan motivasi berprestasi juga ikut naik...

Kyaaaaaaa......kayaknya belum sekarang ini deh....qiqiqi...berarti bener dong aku ini "kurang mampu beradaptasi terhadap situasi-situasi berbeda" dan "cenderung menolak perubahan dan sulit untuk menerima suatu kondisi baru"

Aaaaaaargh.....what should I do with my psy test...?

Read More..

Selasa, Agustus 11, 2009

My Husband's Birthday

Hari ini suamiku ulang tahun...39 tahun ....hmmmm....He'll be fourty next year....EMPAT PULUH TAHUN....

Semenjak minggu lalu aku sering diskusi ga jelas dengan teman-temanku dan juga mengamati mereka...aku jadi berpikir dalam tentang segala hal yang menyangkut kehidupan suami istri... Betapa kehidupan komunikasi yang baik saja ga bakal cukup...aku harus memperbaiki semua aspek hubunganku dengan suami agar suamiku baik-baik saja...dan aku pun baik-baik saja..

Bayangkan...jika taun depan suamiku berumur 40 dan menemukan kesenangan baru sehingga berlanjut jadi puber kedua...apa jadinya aku?...Maka aku berpikir bahwa aku ga bisa seperti ini terus...hanya fokus ke anak-anak...atau kerjaan...sedang kehidupanku dengan suami jadi monoton...bahkan ngobrol aja seringkali ga sempat....maksudku...ngobrol yang berkualitas....berdua aja diskusi tentang segala hal...

Maka mulai senin malam kemaren, setelah suamiku balik dari dinasnya, kami berjanji bahwa semua definisi hubungan kami mesti diubah....bahwa sesibuk apapun kami mengurus anak-anak dan pekerjaan...selalu ada waktu untuk berbincang berdua....just small talk....atau mungkin nyempetin makan siang berdua....atau apalah....yang penting hanya kami berdua...

Pagi ini, di mobil anak-anak dengan semangat mengucapkan ulang tahun buat ayahnya...karena malam ini ayah ga bisa pulang...harus dinas luar lagi....jadi ga ada malam refleksi bareng keluarga...

Honey Bunny Yummy....Selamat Ulang Tahun....Love U always.....

Read More..

Senin, Agustus 10, 2009

Hasil Trainingku...

Aku berangkat diklat ini dengan pertimbangan bahwa adikku belum pulang kampung, sehingga jika kutinggal 6 minggu, anak-anak tetap ada yang ngurus. Makanya, walaupun tahun ini namaku ga tercantum sama sekali dalam jadwal diklatpim IV…aku nekat cari orang yang bersedia kugantiin. Dan akhirnya aku dapat…temenku beda divisi, yang rupanya ingin membatalkan keikutsertaannya dalam diklat ini. Simbiosis mutualisme pun terjadi…aku berangkat.

Maksudku gini, aku berangkat tanpa target apa-apa..yang penting kewajibanku sudah gugur tanpa aku kepikiran tentang bagaimana keadaan anak-anakku. Aku percaya adikku 100%, jadi dia akan melaksanakan mauku tanpa aku harus banyak berpesan.

Lalu hari pertama diklat sudah dimulai dengan penugasan pertama dan ternyata teman-temanku yang lain sudah punya contoh-contoh tugas dari diklat sebelumnya. Walaupun pada akhirnya beda, tetep saja jika sudah ada acuan, akan lebih mudah mengerjakannya. Rasanya, cuman aku yang ga punya bekal apapun dari siapapun….agak panik juga aku…

Pas minggu kedua, ketika orang-orang sudah mulai membicarakan tugas kelompok (walaupun belum ada penugasan)…aku mendapat kopi tugas temen sebelah mejaku yang sudah berangkat awal Mei lalu. Dan ketika kubaca, apa yang dia tulis sama persis dengan yang telah kusampaikan di depan kelas ketika ada topik diskusi tentang temuan BPK tentang pinjaman luar negeri. Tentu saja dengan bentuk yang lebih bagus dan terstruktur2…dan membuatku mulai ketar-ketir tentang apa yang seharusnya kutulis untuk tugas perorangan…. Dan selanjutnya aku juga tau bahwa teman sebelah mejaku itu mendapat peringkat ketiga dari angkatan dia…waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……aku jadi mulai tertekan dengan keadaan itu.

Hey….orang-orang pasti akan membanding-bandingkan achievement itu dengan apa yang mungkin akan kudapat….(second thought…mungkin aku sendiri yang membanding-bandingkan peringkatnya ini dengan keadaanku sendiri di kelasku yang rasanya penuh dengan orang-orang hebat…). Angkatanku ini terdiri dari orang-orang yang luar biasa dari unit-unit lain…Bagaimana aku tau mereka luar biasa…? Terlihat dari cara mereka berpendapat, mengatur situasi sehingga bisa berjalan tertib dan menyenangkan, ataupun cara mereka berteman di segala situasi….terlihat sangat menguasai keadaan.

Selanjutnya ketika sudah kenal dekat, aku tau bahwa ada satu orang yang merupakan pentolan di kantor pusat, ada kepala kantor yang sanggup menghasilkan penerimaan bea masuk dari tahun 2008 yang ga ada pemasukan sama sekali, menjadi tahun 2009 ini, saat dia mulai mimpin kantor itu, sanggup menghasilkan BM 500jutaan dan pajak eksport 3M-an… atau anak gaul yang sebelumnya berprestasi bagus dalam menangkap penyelundup sehingga dipromosiin untuk memimpin 15 anak buah… atau juga pejabat lelang yang berpengalaman memimpin lelang-lelang besar dan menjadi pembimbing tesis mahasiswa S2 UGM, atau pemeriksa kepatuhan perusahaan efek yang target periksanya meliputi semua perusahaan efek yang aktif saat ini, atau auditor yang akhirnya kami sebut raja tega karena ketelitiannya dalam menangkap masalah seringkali membuat kami kalang kabut menanggapi pertanyaan dan tanggapannya..… tsaaahhhh….ternyata memang departemenku ini penuh dengan orang-orang luar biasa di bidangnya masing-masing… Aku sungguh senang bisa berkenalan dengan mereka semua…

Keadaan itu membuatku melupakan sama sekali bagaimana prestasi teman sekantorku itu…karena aku ga mungkin bisa menyamainya….aku akan terima saja kondisi yang ada pada angkatanku…karena bagaimanapun, bertemu dengan orang-orang luar biasa menjadi lebih menyenangkan daripada prestasi pribadi….aku hanya ingin menjadi diriku sendiri saja..apa adanya..tanpa ada tujuan untuk menjadi yang terbaik….hanya ingin melakukan yang terbaik saja..

Maka ketika ada tugas baca, tugas kelompok, tugas perorangan sampai observasi lapangan, aku hanya menyiapkan yang terbaik yang bisa kulakukan…aku juga bergaul sebaik mungkin dengan semua orang walau pada minggu ketiga dan selanjutnya mulai keliatan ada grouping dalam angkatan kami..maksudku gini…ada beberapa kelompok dalam pergaulan lebih dekat…kelompok gaul…(yang pernah ketangkep melanggar jam malam)…kelompok pendiam yang diam-diam gaul juga…kelompok tukang makan yang kerjaannya wisata kuliner setiap sore..kelompok di ruangan saja yang jarang banget keluar dari tempat diklat….kelompok sesepuh yang memang sudah sepuh…atau kelompok rokhis dengan jenggot panjangnya…. Alhamdullillah..aku bisa menyesuaikan diri dengan semua kelompok itu tanpa jadi bagian dari salah satu kelompok itu….Aku bisa nyambung sama kelompok gaul itu yang omongannya nyerempet-nyerempet karena biasa ditemenin ladies companion ketika clubbing…aku bisa juga ikutan kelompok wisata kuliner…yang membuatku tambah ndut ini….atau bersikap sopan ketika bincang-bincang sama sesepuh dan rokhis...atau ikutan membahas infotainment dan belanjaan ketika berkumpul dengan ibu-ibu yang ga pernah keluar lokasi diklat atau keluarpun hanya untuk belanja…..jadi walau ada grouping dan sedikit friksi diantaranya..aku tetap tidak memihak salah satunya…

Ujian sudah terlewati…maka kami tinggal menghitung hari menuju kepulangan kami…dan diam-diam, walaupun sama sekali ga terlihat, perbincangan siapa 10 besar angkatan mulai ramai…. Pengumuman resminya adalah hari sabtu saat penutupan. Sehari sebelum penutupan, aku dan anak gaul tebak-tebakan, kira-kira siapa yang bakal jadi nomer satu, tebakannya adalah pentolan kantor pusat sedangkan tebakanku adalah kepala kantor penghasil bea masuk yang besar, dengan pertimbangan, walau si pentolan itu sangat menguasai kelas dan memang cukup mumpuni tapi karena pernah ketangkap melewati jam malam, maka pasti dia akan mendapat pengurangan nilai.

Lalu ternyata bukan 10 besar saja yang dihitung, tapi 30% dari jumlah peserta yang akan dipanggil ke depan dan karena peserta ngkatanku ini ada 34 orang, maka 11 orang yang akan dipanggil ke depan. Mulai muncul lagi deh harapanku…bahwa mungkin saja aku orang yang kesebelas….qiqiqiqi…

Urutan kesebelas...bukan aku…dan memang orang yang cukup aktif juga….kesepuluh bukan aku juga…kesembilan…tetap bukan aku…hiks…aku sudah mulai kehilangan harapan…tapi tetep semangat pengen tau siapa yang nomor satu….apakah tebakanku yang benar atau temenku itu….kedelapan..ketujuh..keenam…kelima…keempat…semuanya memang orang-orang yang selama ini aktif dalam kegiatan apa saja di kelas….ketiga disebut nama si pentolan kantor pusat itu…waaaa…..tebakanku lebih bener….kedua…eee….nama kepala kantor itu yang disebut….waa...tebakanku ga bener juga....tapi aku mulai mendengar teman-teman berbisik-bisik menduga nama yang menjadi peringkat satu....

Lalu siapa yang nomor satu….kyaaaaaa…..ternyata namaku yang disebut…..OMG…..beneran niy??….ada yang salah kaliii??….(tipikal tanggapan orang yang kurang pedenya…)…eniwei aku maju dengan malu-malu…ga percaya diri…AKU?????....

Swear…yang terlintas di kepalaku cuma gini…seandainya si pentolan kantor pusat ga ketangkep malam itu…dan ga absen juga 2 x karena sakit dan pelantikan….tentu memang dia yang akan jadi peringat satu….bukan aku….

tsaaaaahhhh…bukan konsep diri yang positif ya…. Seharusnya untuk semakin meningkatkan PDku….bisa saja aku bilang…aku memang pantas jadi nomer satu….waaaaaaaaaaaa….jadi sombong deh…

Eniwei.....diklatpim ini, walau membuatku kalang kabut dengan segala penugasan dan jam pelajaran yang ga manusiawi,...membuatku sangat bersyukur karena bisa berteman dengan orang-orang hebat di instansiku......

I salute you all....

Next time aku mau cerita hasil psikotestku yang kacau balau...atau emang adanya begitu ya?




Read More..

Selasa, Agustus 04, 2009

Ujian

Tadi aku ujian setelah 5 minggu penuh mengikuti diklat yang ga manusiawi ini... Tadi ujian internal, sedang besok ujian eksternal..artinya soal-soalnya dari LAN.

Ujian pertama tadi, standar banget...multiple choice...yang kedua...lemayan..analisa...mengasah otak...dan bikin kram jari karena banyak banget yang mesti dikomentari...

Yang ga nahanin adalah ujian besok....kenapa siy LAN bikin soal yang macam gini?
Bayangkan...pertanyaannya semacam gini.."Sebutkan 4 ciri kepemimpinan yang efektif!"
"Sebutkan tujuan pembangunan nasional dan asas-asasnya!"..."Sebutkan definisi administrasi menurut luar dan dalam negeri dan apa kesamaanya?"

Tsaaaaahhhhh...masak setua ini mesti ngejawab pertanyan macam itu? Otak ini sudah ga bisa diajak hapalan....(dari dulu juga udah ga sanggup apalan...)
Hellooow...ini diklatpim...pendidikan dan pelatihan kepemimpinan....Lalu apakah dengan menjawab pertanyaan sedemikian itu terus bisa jadi pemimpin yang baik.....?


Aku ga ngerti apa siy yang dimaui pembuat soal dan kurikulum itu? Bayangkan selama 6 minggu, sebagian besar jam belajar dari jam 07.45 - 21.30...Belum lagi, tugas kertas kerja yang mesti dikumpulin tiap minggu...dari yang tugas baca, kelompok, perorangan sampai minggu kemaren observasi lapangan.

Hasilnya, 3 orang down fisiknya dengan sukses...Emang siy...yang down semuanya yang udah berumur...tapi bener2 kurikulum ini ga manusiawi.

Minggu lalu kami harus OL (observasi lapangan) selama 3 hari. hari pertama, kami datang ke lokasi, diskusi untuk cari permasalahan. malam hari sudah harus presentasi awal, apa saja masalah yang ditemukan dan analisa awal kami seperti apa. Malamnya ngebut bikin kertas kerja...OK, kami kerjakan kelompok...tapi kan tetep kami harus ngebut...mana apa yang kami presentasikan di awal ternyata berubah semua hingga kami harus diskusi lagi dengan narasumber dan tepat jam 24.00...kami temukan permasalahan yang baru yang lebih komprehensif....

Maka jam 24.30..aku dah nyerah, dengan janji bahwa sebagai editor aku harus compile semua laporan besok paginya....temen-temen yang lain lanjutin kerja sampe entah jam brapa.. dan besoknya jam 14.00..kertas kerja kami harus siap untuk presentasi internal.... setelah itu, jadwal agak lega..jadi kami bisa karaokean bareng-bareng.
Tapi pas presentasi itu, satu orang lagi tumbang dengan sukses....sampai sekarang pun beliau masih belum fit...

Hari ketiga kami harus presentasi di depan narasumber kami...maka kami hanya bisa merendah serenda-rendahnya...mengakui apa siy yang bisa kami lakukan hanya dengan sekali diskusi....Eniwei...OL itu dah lewat...

Besok ujian...dengan soal-soal yang aneh bin ajaib itu....kenapa harus sebutkan dan jelaskan?...kenapa bukan Kenapa dan Bagaimana.....

Sabar....sabar....intinya adalah...jika ujian ini beres...maka hari kepulangan makin cepat....

Sabtu ini aku pulang.....HOREEEEEEE......
Read More..