Senin, Juni 25, 2012

Reduce Reuse Recycle



Beberapa kemasan barang teramat sangat sayang jika hanya dipinggirkan begitu saja.  Terutama kotak yang kelihatan kuat dengan penutup yang bermagnetik.  Maka dengan tambahan modal lem dan koleksi kain yang ada, jadilah kotak cantik yang bisa jadi wadah apa saja.  Pernak pernik di meja kerjaku masuk ke kotak-kotak cantik itu...

Kode Etik dan peraturan yang berhubungan dengan pekerjaan yang semuanya berbentuk buku saku, ada di kotak yang lain.  Pin, klip, refill cutter, ada di kotak lain yang lebih kecil.  Earphone, stiker dan lainnya di kotak lain yang berukuran sedang.

Awalnya hanya bermodal kertas kado yang cantik-cantik dan lem kertas, maka kotak-kotak tadi mempunyai tampilan baru yang lebih keren.  Ada juga tempat memo yang ada wadah pulpennya itu dapat souvenir kala menympangkan darah di kantor yang rutin diadakan tiga bulan sekali.  Mengingat warnanya yang merah menyala dengan paduan silver yang malah jadi kelihatan murahan, maka aku bungkus kertas dan warna silver itu aku tumpuk dengan spidol...jadinya malah matching dengan kotak lainnya.

Penggunaan kain berawal dari Bosku yang ingin membungkus kardus untuk dijadikan alas hiasan meja untuk mempercantik ruangannya.  Akhirnya aku juga menggunakan kain untuk box yang paling atas itu.


Ssssssttttt...ide bungkus-bungkus ini rupanya sudah ada yang mengikuti...kubikel tetanggaku juga mulai membungkus peralatannya...
 
Read More..

Selasa, Juni 05, 2012

Mari Menjahit

Kegiatan saat tidak malas...


Hasilnya : 
entahlaah....aku masih belum puas dengan hasilnya...tapi tas ini jadi tentenganku kemana-mana.  Tidak terlalu besar, muat HP dan dompet...dan masih bisa membawa beberapa barang kecil lainnya.  

  • Memanfaatkan beberapa batik garut yang beli di Inacraft lalu.
Sarung bantal kursi

Bantal ini dipakai untuk anak-anak tidur di mobil...kalau engga ya buat peluk-pelukan aja...anak-anak suka

Tirai kaca depan
2 bahan ini pas-pasan buat tirai model kupu-kupu plus poni seadanya dan hanya cukup satu pengikat saja.  Akhirnya bahan untuk cantolan di atas sama sekali ga ada.  Solusinya adalah menggunakan celana seragam sekolah Detya yang sudah ga dipakai lagi.  Jadi warna hijau gelap itu agak ga nyambung dengan warna tirainya sendiri...hehehehe..(Lagian, banyak sekali baju seragam anak-anak yang udah ga kepake dan hanya memenuhi lemari...)

Disamping itu, celana seragam Detya juga ada yang ku buat untuk rompi seragam hari senin Javas, yang aslinya entah kemana. Tampak luar rompi sudah sama dengan yang asli dari sekolah, minus lambang sekolah yang masih belum beli.  Tapi...jangan tanya bagaimana tampilan dalam rompi ini...aduuuuh...amburadul deh.. Yang jelas, hari senin, tampilan Javas sudah lengkap, sehingga ga ada hukuman upacara ulang buat anak yang seragam sekolahnya tidak lengkap.

Saat ini sedang menyelesaikan mukena dari bahan katun paris yang bermotif.  Sebenarnya tinggal finishing sedikit...tapi mualez banget buat ngelanjutin...

Ada juga rok panjang buat Detya yang ternyata kepanjangan sehingga Detya jadi ga minat make.  Akhirnya, males banget buat neci pinggiran rok, padahal roknya sendiri sudah jadi.... Sekalian aja deh kalau mukena sudah jadi.
Read More..