Senin, Mei 23, 2011

Koordinasi Tubuh

Kalau dalam teori multiple intelligences, aku tuh ga punya kepandaian Bodily-kinesthetic. Olahraga paling gabisa, badan ga ada lentur-lenturnya sampe goyang badan mengikuti irama pun gabisa. Dulu belajar naik sepedapun baru bisa setelah umur 7 tahun, itupun setelah malu ati melihat anak umur 3 tahunan sudah lancar bersepeda ria.

Itulah mengapa, nyetir mobil menjadi hal yang menakutkan buatku. Bagiku, nyetir itu adalah hasil koordinasi dari seluruh anggota tubuh, dari mata, kaki, tangan, kepala juga...jadinya dengan aku yang level Bodily-kinesthetic intellegence di level yang paling rendah, nyetir adalah cobaan hidup terberat.

Jadi waktu aku menyampaikan keinginanku untuk mulai belajar mengenali mobil, suamiku bertepuk tangan dengan heboh (sampe aku malu sendiri), tapi berakhir dengan menyarankanku untuk belajar berani naik motor sendiri ke pasar, baru kemudian belajar mengenali mobil. (jiahhhh....cepede).


Eniwei, dulu jaman sepatu roda sampe roller blade, aku juga ga pernah sukses bisa belajar. Dan mulai bulan April lalu, suamiku mengajak anak-anak untuk mencoba ice skating, paling tidak sebulan sekali. Karena Wisam masih belum boleh ikutan, maka amanlah aku dari kewajiban ikut ke arena ice skating.

Percobaan pertama, anak-anak dengan antusias berhasil 2 kali mengelilingi arena ice skating dengan berpegangan di pinggir, kadang kala belajar seluncur. Latihan kedua, Detya dan Javas sudah sukses meluncur dengan lancar...dan berakhir dengan memaksaku untuk mencoba memasuki arena...


Setelah gagal berkelit...maka dengan hati dag-dig-dug ga karuan aku mencoba memasuki arena es yang licin itu...dan sukses hanya berani berjalan sejauh dua meter dengan berpegangan erat di pinggir arena....

Anak-anak...maafkan Bundamu ini......gabisa memberikan contoh yang baik tentang bagaimana harus berjuang.....

Ampuuun...

Read More..

Kamis, Mei 19, 2011

Chewy Junior by Deal keren



Ketika Deal Keren menawarkan voucher New Zealand Natural, tanpa ragu-ragu aku pesan 10 voucher. Ya..terutama sih karena harganya Rp15.000,- untuk voucher senilai Rp50.000. Ternyata emang menguntungkanlah dengan cuma 15ribu bisa mendapatkan es krim yang luar biasa enak atau jus buah asli 100%.


Lalu ada voucher Le Soho Cupcake yang aku beli cukup banyak juga dengan harapan untuk merayakan ultah Wisam di TPA. Walaupun tidak jadi dirayakan di TPA, tapi cupcakenya lumayan untuk cemilan anak-anak saat weekend. Kebetulan suamiku ingin mengajarkan anak-anak main ice skating di Sky Rink MTA, jadi setiap kali ke MTA, sekaligus menukarkan voucher cupcake itu.

Nah, yang agak-agak nyesel adalah ketika beli voucher Chewy Junior. Maklum aku gatau apa sih Chewy Junior itu? Walaupun ada gambarnya, tetap saja ga yakin gimana rasanya. Dan lagi, waktu itu ga yakin juga bakal gampang main ke MTA sehingga aku memutuskan hanya beli satu voucher saja.




Ternyata oh ternyata...Chewy Junior itu rasanya enak banget. Kenyal-kenyal creamy sekaligus cruncy...gabisa menggambarkannya deh pokoknya...yang jelas suami dan anak-anakku suka banget juga. Dan 1 voucher dapat selusin itu langsung habis dalam sekejap saja.

Aaaaa...nyesel deh..kenapa hanya beli satu voucher....
Read More..

Rabu, Mei 18, 2011

Just The Way You Are

Bruno Mars - Just The Way You Are Lyrics

Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying

She's so beautiful
And I tell her every day

Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don't see what I see

But every time she asks me do I look okay
I say

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

Her lips, her lips
I could kiss them all day if she'd let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy

She's so beautiful
And I tell her every day

Oh you know, you know, you know
Id never ask you to change
If perfect is what you're searching for
Then just stay the same

So don't even bother asking
If you look okay
You know I say

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

The way you are
The way you are
Girl you're amazing
Just the way you are

When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are

Gambar dan lirik dari sini

Aku sedang suka mendengarkan lagu ini (siapa yang tidak coba..?). Sungguh membahagiakan jika apa adanya diri ini dipuja seperti itu dan gaada yang ingin diubah dari apa adanya itu...

Hanya sayang, kenapa ceweknya digambarkan kok ga secure dengan dirinya sendiri gitu si..?
Read More..

Berdamai Dengan Tikus


Gambar dari sini

Aku sempat berpikir bahwa tikus hanya menyerang rumah-rumah lama saja yang memang inrastrukturnya sudah kuno, seperti di kompleks rumah dinas tempatku tinggal. Kompleks ini dibangun awal tahun 1980an sehingga wajar saja jika sistem sanitasinya sudah kuno dan akhirnya dihuni kawanan mbokti(kus).

Tapi setelah aku tanya teman-temanku yang tinggal di cluster-cluster baru, rupanya problem mbokti ini memang tetap ada. Intinya, dimana ada rumah tinggal, disitu akan berkembang-biak pula kawanan mbokti.

Masalahnya di rumah dinasku sekarang ini, tikusnya sungguh luar biasa banyak dan ganas. Ini karena ketika musim mutasi pejabat tiba, maka banyak rumah kosong ditinggal pindah penghuninya. Saat ini saja, dua rumah disamping kananku kosong sudah hampir tiga tahun ini. Di sayap kiri ada satu rumah yang baru beberapa minggu ini kosong. Akibatnya, mbokti yang seharusnya dibagi rata dalam mencari buruan, jadi berkurang wilayah buruannya. Akibatnya, rumahku yang paling dekat dengan rumah kosong itu, menjadi sasaran utama perburuan para mbokti.


Sudah beragam cara kulakukan untuk mengurangi serangan mbokti ini, dari yang paling kuno adalah kotak jebakan, lem tikus, sampai beragam model racun mbokti, sudah aku coba. Tapi serangan malah semakin parah yaitu naik ke meja dapur dan mengerikiti apa saja yang bisa dikerikiti. Jadi kalau lupa menyimpan makanan ke dalam ruang penyimpanan, bisa dipastikan bakal ada bekas kerikitan mbokti. Dan jika tidak ada satupun yang bisa digondol, maka peralatan apapun yang ada di meja akan ada bekas kerikitan. Sudah habis berapa banyak tupperware yang hancur karena kerikitan mbokti ini...benar-benar merugikan.

Lalu bulan lalu ketika Bapakku ada, beliau akhirnya bilang: "Ya sudahlah, daripada siti(kus) cari makanan sampai ke meja-meja begini, direlakan saja untuk menyediakan sisa makanan di pojok dapur. Karena bagaimanapun siti akan cari makanan kemana-mana."

Mendengar itu, aku jadi sedikit terpana karena aku tidak pernah berpikir seperti itu. Pikiranku hanya membasmi, membasmi dan membasmi. Tak sekalipun terpikir untuk berdamai seperti ini. Bagaimanapun mbokti ini sudah bernak-pinak entah dimana yang aku tidak tau, jadi dia akan tetap bergerilya cari makanan. Dan daripada peralatanku satu persatu ga bisa digunakan karena dibolongin mbokti, maka berdamai dengan kawanan mbokti menjadi satu-satunya pilihan.

Bukan berarti ketika memutuskan berdamai begini termasuk berhenti berusaha mengurangi populasi mbokti. Tetap saja perburuan itu ada, kalau tidak kawanan mbokti ini akan semakin merajalela. Predator utama mbokti inipun rupanya sudah menyerah, karena kucing-kucing di sekitar kompleks, lebih suka berburu makanan matang dari rumah ke rumah daripada berburu mbokti.

Jadi saat ini, selain selalu sedia pentung jika bertatap muka langsung (racun, lem dan jebakan sudah ga mempan), tiap malam aku selalu menyediakan sisa makanan hari itu (yang pasti ga kemakan lagi) untuk di letakkan di pojokan rumah tempat rute standar mbokti lewat.
Read More..

Senin, Mei 09, 2011

Mencoba Menjahit

Ketika aku menelusuri tautan Blog Dreamesh yang bertema crafting, aku jadi pengen punya mesin jahit. Aku ga bisa menjahit baju dan kalau disuruh kursus aku akan nyerah. Tapi melihat hasil kerajinan tangan sepanjang blogwalking di blog Dreamesh dan tautannya..dan tautannya lagi...dan tautannya lagi, keinginan punya mesin jahit semakin memuncak.

Sebenarnya cukup menyadari bahwa jangan-jangan ini hanya keinginan sesaat gara-gara BW kesana kemari lihat barang-barang bagus bikinan sendiri, jadinya ya gitu..pengen bikin sendiri. Tapi kupikir ga ada salahnya kalau punya mesin jahit sendiri, jadi kalau baju anak-anak ada yang perlu dijahit, ga usah nunggu tukang jahit keliling lewat.



Maka dimulailah sounding sama suami bahwa aku ingin punya mesin jahit. Setelah berbulan-bulan tidak dihiraukan (lebay), senin lalu nemu tawaran mesin jahit di Kaskus yang lumayan masuk budget tawarannya. Dan setelah, diskusi tiga hari...intinya....sekarang aku punya mesin jahit ....yaaaaaiiy....

Hari Jumat, paketan mesin jahit itu sampai dan hari sabtu waktunya praktek....:)  Beneran seneng punya mesin jahit sendiri.  Sayangnya sabtu itu seharian disulitkan dengan betapa ga taunya aku tentang mesin jahit ini. Manual mesinnya ga ada karena masih keselip kata yg jual.  Aku benar-benar bingung bagaimana memasang sekoci (bobbin)..atau masang benang sampai masuk ke jarum.  Maklum, yg kutau hanya mesin jahit Singer manual yang pakai pedal itu lo...jadi tanpa manual aku benar-benar kebingungan.

Untungnya sabtu sore itu, setelah utak atik sendiri, masalah selesai dan langsung nyoba bikin apron untuk Detya.  Dapat pola disini dan hasilnya jadi seperti ini :

Lalu Detya minta dibikinin saputangan.....terus coba bikin bantal (tapi bahannya ga lengkap) yang masih belum selesai...dan terakhir adalah menjahit handuk-handuk yang udah butut untuk dijadiin keset kamar mandi.  Lumayan lah...ngirit 25 ribu :D

Sepertinya mesin jahit memang jadi alat rumah tangga yang harus dipunyai..

Dan rasanya ga sabar nunggu weekend untuk mencoba bikin macam-macam ketrampilan.
Read More..

Jumat, Mei 06, 2011

Detil dalam Novel


Dua minggu ini aku baca ulang Harry Potter, dan karena dibaca secara berurutan dalam waktu yang cepat, maka ceritanya menjadi tidak terputus. Kalau dulu kan bisa dibayangkan, antara buku keempat menuju buku kelima perlu tiga tahun lebih. Buku kelima dengan buku keenam perlu 2 tahun dan buku keenam menuju buku ketujuh perlu 2 tahun juga. Jadi kalau dulu untuk membaca buku satu sampai tujuh perlu 8 tahun, sekarang ini dalam 2 minggu aku sudah membaca buku ketujuh.

Intinya, dalam 8 tahun itu, banyak detil yang terlupakan dan dalam dua minggu ini aku menangkap detil-detil dalam semua buku dan aku menjadi semakin salut sama JK Rowling. Betapa tidak, semua informasi, bahkan yang kelihatannya tidak berguna pun ternyata menjadi elemen penting bagi buku lainnya. Betapa rumitnya JK Rowling mengkatalogkan ceritanya sehingga bisa menyusun 7 buku utuh yang masing-masingnya luar biasa.

Contohnya adalah Lemari Pelenyap yang disebutkan sekilas di Buku Kelima ternyata menjadi alat efektif di Buku Keenam. Atau kalung Slyterin yang disebutkan sambil lalu di buku kelima menjadi barang yang dicari-cari di buku Ketujuh. Bahkan Bezoar yang disebutkan di buku Pertama saat Snape menyepelekan Harry, menjadi bahan yang menyembuhkan Ron di buku Keenam. Hal-hal kecil seperti itu banyak disebutkan di Harry Potter sehingga aku semakin kagum sama pengarangnya yang luar biasa.

Beda yang teramat jauh, aku catat untuk seri Gajah Mada dari Langit Kresna Hadi. Walaupun tercatat sebagai novel terlaris dan membuatku langsung beli 5 buku sekaligus, ternyata banyak cara bertuturnya yang gabisa membuatku betah membaca. Bahkan buku kelima sama sekali ga sanggup aku baca. Ini terutama kerutama urusan detil tersebut. Ada satu tokoh yang diceritakan berhalaman-halaman secara detil, tapi menurutku ga ada gunanya sama sekali. Karena yaitu tadi...diceritakan detil tapi ga nyangkut kemana-mana. Menurutku jadi useless..pointless....jadinya cuma seperti mentarget bisa bikin buku setebal mungkin. Kalau isinya berulang-ulang, ga penting..yang penting bukunya setebal bantal...sigh...

O well...siapa sih aku sampe bisa komen seperti ini. Aku hanya ingin mencerna sebaik mungkin sebuah buku untuk bisa mengambil manfaatnya. Dan ternyata jika detil disajikan dengan sempurna dalam suatu cerita, akan membuat sebuah buku menjadi lebih menyenangkan untuk dibaca.

Read More..

Kamis, Mei 05, 2011

Tema Blog

Aku mengamati bahwa setiap blog itu punya ciri khas masing-masing. Misalnya Blog Ordinary Trainer yang berisi segala macam, tautannya atau daftar blog lainnya juga tentang blog yang berisi cerita sekari-hari. Blog Diana Rikasari, tautannya adalah segala blog atau website yang berhubung dengan fashion. Blog Dreamesh, tautannya segala blog tentang crafting. Blog CineTariz, tautannya tentang semua blog resensi film. Bahkan Blognya Mba Devi, tautannya tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan anak.

Beda dengan blogku ini....tautannya tidak terdefinisi....heheheh...yang jelas, aku suka baca sesuatu yang out of the box....soalnya aku susah sekali untuk berpikir seperti itu... Gaya fashionnya Diana, walau bener de..ga akan aku ikuti, intinya adalah berpakaian out of the box. Blog Have a Sip of Margarita, juga tentang pemikiran Margie yang out of the box, belum lagi blog Ms Complaint, yang menyampaikan keluhannya dengan cara yang santun dan mengena...out of the box.

Jadi apa doong tema blogku ini? Ga jelas. Kalau isi blogku sendiri si...beraneka ragam tanpa tema. Hanya hal-hal yang kualami yang menurutku cukup penting untuk diingat-ingat. Agar bisa menjadi pelajaran dilain waktu.

Intinya, dari semua tautan yang kubaca aku berusaha melakukan seperti yang terpampang di header blog ini:
Corat Coretku
"Beberapa buku harus kita coba,
beberapa bisa ditelan,
namun hanya sedikit yang bisa kita kunyah lalu cerna dengan sempurna"
Cornelia Funke - Tintenherz
Read More..

Senin, Mei 02, 2011

Lucy n Lucas

Aku sedang menyukai baju anak perempuan merek Lucy n Lucas. Dengan harga yang cukup murah, aku bisa memperoleh satu stel pakaian untuk Detya, pakaian yang cukup pantas untuk dipakai sehari-hari walaupun di situsnya dibilang bahwa pakaian ini adalah pakaian tidur.

Satu online shop yang menjadi langgananku ketika beli baju ini adalah Gulalie Shop atau FB juga ada.., karena menawarkan harga diskon yang cukup besar kalau beli 7-12 item. Pasanganku beli baju ini adalah teman samping mejaku yang punya dua anak perempuan. Jadi ketika kami ingin beli LnL ini, maka temanku beli 4 stel (masing-masing 2 stel untuk tiap anaknya) dan aku tiga stel. Sekalian aku belikan baju untuk keponakan-keponakanku.


Bener de...bahannya lembut dan tidak terlalu tebal sehingga nyaman dipakai. Sudah lama Detya tidak menyukai celana jins maupun bahan kain yang agak tebal, jadi seringkali kami tarik urat ketika masalah baju. Kalau pakai rok, sungguh ga pernah rapi karena cara duduk Detya yang berantakan bikin rok itu naik kemana-mana. Jadi harus ada dalamannya. Akhirnya, LnL ini menyelesaikan masalahku dengan pemilihan baju Detya.

Detya mengalami kenaikan berat badan yang luar biasa sejak 2 tahun ini sehingga aku sering bingung mencarikan baju yang pas untuknya. Baju ABG masih belum sesuai, tapi baju anak sudah ga ada lagi yang sesuai dengan ukurannya.

Ukuran terbesar baju LnL ini adalah 12 dan ini yang pas dipakai Detya. Melihat perkembangan badan Detya, aku kawatir ga lama lagi aku bakal kebingungan nyari baju lagi karena ga ada LnL yang muat lagi di badannya...

Sigh....kenapa Detya jadi overweight gini ya....jadi susah nyari baju... :(

Detya's Collection

Note : gambar diambil dari Gulalie Shop
Read More..