Jumat, November 07, 2008

Air Kacang Hijau

Setiap pagi, hal pertama yang kulakukan setelah bangun tidur adalah masak air buat mandi pagi anak-anak dan ngrebus kacang hijau untuk bekal minum anak-anakku pas di sekolah. Setelah itu baru yang ngerjain lain-lainnya (parah ya...bahkan belum cuci muka udah ngisi air di panci..).

Rebusan kacang hijau itu pertama kali diminta suamiku pertengahan tahun lalu ketika anak-anak mulai sekolah. Karena kupikir bagus juga untuk tambahan protein nabati anak-anak maka dengan senang hati tiap pagi kusiapkan air rebusan itu untuk bekal anak-anak. Anak-anak pun menyukai karena mereka pikir itu teh manis, dan selanjutnya mereka menyebutnya teh kacang hijau.

Yang menjadi masalah adalah semenjak tahun ajaran baru ini mereka jadi jarang banget minum bekal susu kotak mereka. Teh kacang hijau selalu habis, tapi susu ga keminum. Bukankan mereka sedang daalam masa pertumbuhan jadi susu untuk kalsium masih sangat dibutuhkan. Kupikir mereka bosan dengan rasa susu, maka segala jenis susu aku coba dan reaksinya masih sama. Tapi kalau susu kental manis mereka masih semangat. OKlah..biar kandungannya lebih banyak manisnya...asal masih ada unsur susu maka kupenuhi kalau mereka minta susu di rumah.

Minggu lalu pas hari kamis, karena agak kesiangan bangun maka ga sempat lagi masak kacang hijau dan hanya ada susu di tas anak-anak (dan snack tentunya). Hasilnya ketika ngecek tas pas pulang sekolah...susunya diminum..!! Langsung aja besoknya sengaja ga bikin rebusan kacang hijau itu..dan susunya selalu diminum... senengnya...

Jadilah minggu ini ga ada rebusan kacang hijau.. Tapi bagaimana tanggapan Detya? Hari Rabu dia protes berat..sampe nangis-nangis.. Dia bilang bahwa dia sudah ga suka susu lagi..susu hanya untuk bayi dan dia bukan bayi lagi. Detya maunya hanya teh kacang hijau buat bekal minumnya... Berulang-ulang dia mengatakan itu dengan tangis yang sengaja dibuat keras. Kalau tangisan model begini sih...mesti bisa membujuk biar dia tetep mau minum susunya. Maka kami pun bikin perjanjian (termasuk javas) kalau hari kamis akan dibekalin teh kacang hijau dan susu. Tapi kalau susu ga diminum maka teh kacang hijau ga ada lagi.
Hasilnya Kamis kemaren susu habis dan teh kacang hijau juga habis. Sekarang tinggal lihat konsistensi mereka untuk hari-hari selanjutnya.

Tapi yang bikin bertanya-tanya..sebenarnya sampai kapan sih wajib minum susu? Tadi pagi malah minta dibekalin buavita aja..(karena denger iklan fruitarian itu lo..).
kalau diskusi dan perjanjian kemaren sih..wajib minum susunya sampai umur 10 th. Dalam hatiku sih...secara keuangan keluarga..kalau sudah kurang susunya malah bisa meringankan tuh... (dasar emak-emak ga mau rugi..)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar