Senin, April 06, 2009

Omzet

CATATAN: postingan ini ga penting banget...

Dulu aku mengira omzet itu adalah keuntungan yang didapat dari pekerjaan/usaha yang dilakukan. Ternyata baru tau bahwa omzet itu meliputi semua transaksi yang dilakukan (dasar pns...ga ada jiwa usaha...informasi gini aja baru ngerti...)

Lalu suatu sore, ketika di mobil denger acara Talk To CEO di radio favorit kami, ada cerita tentang pemuda yang baru berusia 23 tahun, sudah punya usaha sendiri yang beromzet miliar rupiah. Bidang usaha dia adalah properti untuk menengah ke bawah. Kami hanya bisa tercengang denger talk show itu, betapa pada umur segitu aku baru lulus kuliah dan baru mulai hunting kerjaan, sedangkan dia udah punya omzet milyaran.

Tiba-tiba suamiku berkata..."ah..omzetku lebih gede dari itu...sekitar 350 milyar..."
Gubrak deh... Dengan penuh tanda tanya aku tanya..."omzet segitu dari Hongkong?"...
Suamiku bales "Lo, omzet itu kan dihitung dari berapa nilai total yang kita kerjakan, nah aku meriksa APBN departemen A, nilai totalnya ya segitu...perkara yang kita dapet sebagai gaji jauuuuuuh dari itu kan gapapa..yang penting omzetku segitu....hahaha.."

Yaelah...kalau ngitungnya gitu maka omzetku ratusan juta dolar dong....(dalam bentuk utang...hiks)
Lalu dengan penuh canda dan dengan dasar "ga mau kalah dengan anak muda itu", kami mulai menghitung omzet kami sendiri per tahun....

Ah...ginilah nasib public servant...kerjanya cuman melayani...dan menghitung angka-angka fantastis....dan melongo mendengarkan keberhasilan orang lain di usia semuda itu...

Tapi setidaknya kami berusaha menjadi public servant yang baik, yang tidak menyulitkan orang lain (hanya melakukan segala sesuatunya berdasar aturan yang ada), yang berusaha sekuat tenaga memenuhi sumpah jabatan yang telah diucapkan...

So....berapa omzet Anda?...

1 komentar:

  1. Pemuda 23 tahun itu namanya Rendy Saputra ya?

    BalasHapus