Kamis, Juni 18, 2009

Kitab Omong Kosong - Seno Gumira Ajidarma

Pas ngeklik budget book di inibuku.com waktu itu, pada akhirnya aku beli 3 buku Robinson Crusoe, Kitab Omong Kosong dan The Pillars Of The Earth. Aku dah baca Robinson Crusoe, dan sekarang mulai baca Kitab Omong Kosong yang ditulis Seno Gumira Ajidarma (SGA).

Ceritanya tentang Ramayana dan kelanjutannya. Pada dasarnya aku ga pernah baca Ramayana, bahkan saduran atau adaptasinya juga belum pernah...Tapi tau kalau Ramayana itu nyeritain Rama dan Shinta, ada Rahwana yang nyulik Shinta dan ada Hanoman yang mbantu Rama, ada Laskmana adiknya Rama, ada Wibisono adik Rahwana yang maju tak gentar membela yang benar (walau akhirnya ikut menghancurkan negara dan saudara-saudaranya sendiri) dan ada Kumbokarna yang setia sampai mati untuk membela negaranya walau pada dasarnya ga setuju sikap Rahwana. Ya..pokoknya cerita dasarnya aku ngerti lah...aku juga tau kalau demi membuktikan kesetiannya, Shinta nyebur di api. Sampai ada episod sendiri judulnya Shinta Obong.....tapi ya that's it, ga tau bagaimana detilnya. Aku bahkan ga tau ending episod Shinta Obong itu seperti apa (cuman yakin aja, bahwa Shinta ga bakal mati...kalau mati kan terbukti ga setia....)

Nah...Kitab Omong Kosong ini adalah cerita lanjutan setelah episod Shinta Obong...
Aku selalu saja tertarik membaca kisah-kisah ga nyata seperti twilight, harry potter, titenharz, tetralogi klan otori, apapun itu yang penting, nyata-nyata bukan dunia manusia. Aku dulu juga pernah membaca Mahabarata walaupun sekarang yang kuingat adalah garis besarnya saja (dan aku sangat minat untuk baca ulang Mahabarata suatu saat kelak). Demikian juga kisah ramayana ini, sangat menarik membaca cerita pewayangan. Apalagi SGA bercerita dengan jalinan yang menarik. Walaupun ceritanya melompat-lompat dari satu waktu ke waktu lain, tapi benang merahnya tetap terjaga. Banyak juga syair-syair puisi yang diselipin di antara paragraf, tapi karena aku menyadari bahwa aku tidak cukup berbudaya untuk mengerti syair-syair itu...maka dengan terpaksa aku melewati bagian-bagian syair itu.....(jiwa seniku memang mati sepertinya, aku ga bisa menggambar, menyanyi, berpantun, berpuisi...semua hal berbau seni..walau aku suka baca buku dan mendengarkan lagu. Padahal teorinya, oarng yang menguasai kesusastraan dan seni adalah orang yang berbudaya tinggi...makanya baca buku sastra merupakan pelajaran wajib di barat sana).

Ada bagian ketika Shinta pergi dari Ayodya karena penduduk Ayodya tetap tidak percaya bahwa Shinta masih suci bahkan setelah Shinta membakar diri. Bagian itu membuatku sedih karena ternyata Rama tidak melakukan apapun untuk membela Shinta, bahkan dia diam saja ketika akhirnya Shinta merelakan diri untuk pergi dari Ayodya tanpa tujuan pada saat dia hamil 2 bulan. Apakah Rama juga mempercayai bahwa Shinta tidak suci lagi karena Rahwana? Bagaimana kalaupun memang tidak suci tapi karena keterpaksaan? Seharusnya apapun yang terjadi, jika memang ada rasa cinta maka kesucian hatilah yang penting.... Bahkan setelh 15 tahun berlalu dan ketika Rama dan Shinta ketemu lagi, pertanyaan Rama pun masih sama: Apakah engkau bisa membuktikan kesucian? Maka tangis Shinta pun langsung meledak. Dia sudah dua kali membuktikan kesuciannya, tapi Rama tetap tidak percaya, maka kali ketiga Shinta pun berucap:"Dikau menuntut kesucian, Rama yang rupawan? Baiklah akan aku berikan! Demi Dewa Bumi yang melahirkan diriku, biarlah aku ditelan tanah yang merekah, hilang lenyap selama-lamanya, jika diriku memenuhi tuntutan kesucian. Kuucapkan sumpahku ini Rama, untuk menunjukkan betapa kesucian tidak mungkin diabdikan kepada kuasa kenagkuhan"....maka Shinta pun ditelan bumi...
Waaaaa....rasanya begitu sedih menghayati lakon Shinta ini....

Lakon lanjutan Rama-Shinta ini ada di bab-bab awal buku dan lanjutan ceritanya menceritakan tokoh lain dengan selipan cerita-cerita tentang Lubdhaka, Subali dan Sugriwa, Hanoman, dan riwayat tokoh-tokoh lain di Ramayana. Aku jadi terpesona...dan tidak bisa menghentikan untuk membaca buku ini...sesaat sebelum tidur...disela-sela acara sarapan pagi di mobil....dan di kantor...(saat kerjaan agak-agak idle gini....)

Sungguh aku ga nyesel beli buku diskonan di inibuku.com.....silahkan-silahkan jika ada yang ingin baca juga..mungkin di inibuku.com masih diskonan....



3 komentar:

  1. wah baru tau kalo ada buku ttg ramayana. dulu tau ceritanya malah dari film india tahun 90an itu.

    jadi pengen baca.

    BalasHapus
  2. ah... sayang sekali sama benar benar belum pernah benar benar tertarik baca buku SAG...

    mungkin nanti ;)

    BalasHapus
  3. gak nyangka ya banyak fans seno gumira,mbak laen kali tulis tentang dilarang menyanyi dikamar mandi ya

    BalasHapus