Selasa, Maret 29, 2011

Perayaan Ulang Tahun

Dari dulu, aku ga ingin merayakan ultahku atau anak-anakku dengan mengundang teman-teman. Bagiku ulang tahun adalah sesuatu yang pribadi yang mestinya dibagi hanya untuk orang-orang terdekat.

Jujur saja, dalam satu kelas waktu sekolah, biasanya hanya beberapa orang saja yang merupakan teman dekat. Jadi menurutku kalau mengundang semua teman malah ulang tahun jadi kehilangan maknanya.

Waktu masih di Banyuwangi dulu, ulang tahunku atau saudara-saudaraku cukup dirayakan dengan beli mi pangsit yang luar biasa enak (dan mahal) untuk kami makan bersama di rumah. Sebungkus untuk 2 orang. Jadi kami bertujuh cukup beli 4 bungkus (Bapak tentu saja satu bungkus sendiri). Jadi jelas, kami makan mi pangsit itu setahun hanya 6 kali (ultah ibuku ga kehitung, karena kami semua gatau kapan ultah ibuku :D)

Mi pangsit itu sampai sekarang menjadi makanan wajib yang harus kumakan ketika pulang kampung.


Nah untuk anak-anakku juga begitu, aku ga minat sama sekali merayakan ultah mereka di sekolah atau dimanapun. Ultah kami hanya diperingati dengan makan bersama di luar atau beli kue untuk kami makan bersama di rumah.

Tahun ini aku ingiin sekali melakukan sesuatu yang berbeda untuk ultah mereka. Waktu ultah Detya Januari lalu, sebenarnya aku ingin agar anak-anak melakukan sesuatu yang kreatif di TPA. Kenapa TPA, karena teman-teman TPA adalah teman-teman yang paling dekat dengan mereka. Bahkan dari bayi Detya dan Rahma sudah berada di satu TPA dan akhirnya mereka berdelapan ya satu TPA saja sampai sekarang. Jadi bisa dianggap kakak dan adik sendiri.

Waktu itu, aku pengen anak-anak TPA menghias kue seperti waktu Dhiya dan Naura ultah. Tapi karena mis komunikasi jadi batal. Lalu aku pikir, sebaiknya di ultah Javas saja dirayakan dengan sesuatu yang kreatif. Pilihanku jatuh pada melukis kaos.

Sepanjang Januari-Februari, aku browsing tentang melukis kaos ini sampai akhirnya ketemu situs SIDKAR yang merupakan EO untuk acara ulang tahun yang kreatif. Tidak hanya sebagai EO, SIDKAR juga menyediakan beragam pilihan sovenir edukatif untuk ultah yang salah satunya adalah melukis kaos. Hanya saja harganya cukup mahal, walaupun paketnya sudah lengkap termasuk cat/krayon dan kuasnya serta tas pembungkus.

Sambil masih browsing sana-sini, aku anggap harga segitu masih sepadan lah..toh cuma 8 anak ini. Tapi akhirnya aku putuskan untuk sedikit berusaha yaitu dengan menyiapkan sendiri secara terpisah.

Lalu browsing tentang toko kaos onlen...tentang sablon/cetak..tentang cat akrilik..dan contoh mewarnai gambar. Kegiatan browsing ini sempat terhenti karena nyari toko cat onlennya susah...sablon/cetaknya harus satu paket dengan kaos,ga bisa bawa kaos sendiri. Intinya keputusan akhir baru final minggu lalu.

Maka langsung pesen kaos ke GROSIR KAOS POLOS, harganya murah dan kualitasnya bagus banget..halus dan lembut. Pengirimannya pun ontime, begitu kita konfirm sudah transfer, barang langsung dikirim dan besoknya barang sudah sampai.

Cat akrilik dan kuas beli di Gunung Agung sedangkan tas pembungkus beli di Pasar Senen.

Pola mewarnai gambar bisa browsing di disini, disini, disini atau disini. Cetak di kertas A4 dan kemudian dijiplak di kaosnya pakai pensil. Jiplaknya bisa dengan menaruh kertas di bawah kaos lalu dijiplak atau dengan menggunakan kertas karbon dengan resiko warna hitam karbon bisa meleber kemana-mana. Aku memilih cara pertama.

Ah..ternyata kalau mau susah sedikit...semuanya bisa terlaksana dengan baik....tinggal besok pelaksanaannya gimana....

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Artikel ini ada di Koki - Kolom kita
    http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/31/2478/ulang_tahun_kreatif

    BalasHapus