Senin, Juli 23, 2012

Melarikan Diri

Judul yang provokatif....

Tapi memang begitulah keadanku ketika aku benar-benar memikirkannya dan bersikap jujur.  .
Jika orang bertanya kenapa aku tinggal di Jakarta sedangkan keluarga besar semua ada di Banyuwangi, aku selalu bilang ya takdir saja yang membuatku seperti ini.  Berawal dari penerimaan PMDK IPB yang membuatku keluar pertama kalinya dari Banyuwangi, berlanjut dengan kerja yang diterimanya ya di Jakarta ini.  Akhirnya jauhlah aku dari keluarga besarku.

Padahal kalau saja aku mau, aku bisa saja mencari kerja di Jawa Timur saja sehingga paling jauh aku hanya akan tinggal di Surabaya.  Tapi itu kan tidak aku lakukan.  Tetap saja aku memilih Jakarta dengan alasan bahwa daerah ini lebih familiar bagiku dibanding Surabaya.  

Sesungguhnya, pilihanku menjauh ini karena aku ingin melarikan diri....menjauhi potensi masalah yang dari kecil dulu sudah bisa aku bayangkan.  Aku menyayangi keluargaku..itu sudah tak perlu dipertanyakan lagi.  Tapi aku tau bahwa aku berbeda dibanding semuanya, dari dulu aku tau kalau aku berbeda, dalam cara berpikir khususnya.  Dan perbedaan itu akan sering menyebabkan gesekan jika kami berada di satu tempat yang sama. Maka aku melarikan diri....aku tidak mau gesekan-gesekan kecil itu malah berpotensi menimbulkan konflik.

Dan ternyata keputusan melarikan diri itu memang benar....ketika masalah timbul dan tenggelam di keluarga besarku sana...aku hidup damai dengan keluarga kecilku disini...tak terpengaruh oleh konflik itu.

Tapi jika konflik itu melibatkan langsung keluarga intiku (orang tua dan kakak adikku), aku tidak bisa serta merta melarikan diri begitu saja.  Tetap saja, aku juga merasa gundah gulana jika adik kakakku mengalami masalah.  Biasanya aku hanya akan mendengarkan saja semuanya ketika berkeluh kesah..tanpa bisa memberi saran apapun.  Hanya ikut resah saja.  Tapi dengan kondisi yang jauh dari masalah asli...aku terus saja berharap agar masalah itu teratasi sendiri oleh yang punya masalah dan aku kembali tenang.  Bayangkan saja jika aku tinggal dekat dengan masalah itu...mau tidak mau aku harus ikut serta mencari jalan keluarnya...
Dan akhirnya, masalahpun memang terselesaikan.  Aku tenang.

Kenapa aku akhirnya menuliskan hal ini?  Karena saat ini ada satu masalah kakakku yang sudah dalam keadaan kritis.....aku resah...aku gundah gulana...tapi aku bersyukur bahwa aku jauh sehingga tak harus ikut serta memikirkan jalan keluarnya.....inilah yang kusebut melarikan diri....yaaaa..aku mengandalkan lokasiku untuk melarikan diri dari potensi-potensi masalah...

"Mase...maafkan aku yoo..ga iso mbantu apa-apa?..."


2 komentar:

  1. Saya hanya bisa berharap ...
    semoga masalah yang sedang menimpa keluarga bu Dewi ...
    bisa mendapatkan jalan keluar yang terbaik ...

    salam saya Bu Dewi

    BalasHapus
  2. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    sikap positif tidak akan berguna jika tidak disertai dengan tindakan" positif
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus