Senin, Januari 30, 2012

Narnia


Akhirnya, pesanan box set Narnia sudah ada dan harganya pas dengan sisa voucher Deal Keren - Gramedia waktu itu.

Maksud hati beli ini adalah agar anak-anakku tertarik untuk mulai baca buku tebal dengan tulisan kecil.  Aku ingat sekali bahwa minat bacaku tumbuh saat kelas tiga SD dan membaca biografi Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang bukunya segede bantal.  Buku gede itu sama sekali tidak mengintimdasiku karena ceritanya sangat menarik dan membuatku betah baca buku itu sampai selesai.

Sekarang Detya sudah kelas tiga...tapi semua buku cerita tipis-tipis nampaknya tidak membuatnya tergugah untuk serius baca...  Adakah ide untuk merangsang nafsu baca anak-anak?

Saat ini, yang aku lakukan adalah membacakan cerita itu kata-per kata, dengan intonasi yang bisa menggambarkan betapa menariknya cerita itu.  Rupanya mereka sangat tertarik dengan bacaanku itu, dan betah mendengarkan berlama-lama.  Hanya saja mulutku rasanya jadi sariawan gara-gara kelamaan baca keras.  Nah, saat cerita sudah mulai intens, aku menghentikan bacaanku dan menunggu reaksi mereka.

Detya dan Javas, bahkan Wisam jadi kecewa ketika aku berhenti.  Mereka menuntut dibacakan.  Namun, aku menyarankan agar jika mereka sangat berminat mengetahui kelanjutannya, silahkan baca bukunya sendiri....  heheheh...ternyata cara itu lumayan manjur.  Detya langsung mencoba saat itu juga untuk meneruskan membaca sendiri.  Sedangkan Javas hanya tersenyum dan memintaku untuk melanjutkannya lain kali.

Well...ternyata Detya tidak bertahan lama, hanya selembar bolak-balik dia baca kemudian berhenti dengan alasan pusing kalau baca di mobil.  Untuk Javas sendiri, dia mencoba membacakan buku cerita bergambar untuk Wisam yang hanya terdiri dari satu dua kalimat setiap lembarnya.  Dari bacaannya itu, maka kuputuskan untuk meneruskan membaca keras untuk anak-anak.  Bacaan Javas masih susah cepat dan lancar.  Tapi aku sangat berterima kasih atas usahanya membaca cerita untuk adiknya.

Saat ini, dengan baca keras sedikit demi sedikit...aku sangat mengharapkan...pelan-pelan..nantinya minat baca mereka akan tumbuh sendiri..

2 komentar:

  1. Mungkin memang agak susah ya membiasakan diri membaca ... tapi sebenarnya ketertarikan saya dengan membaca ketika saya mulai mengenal dengan dunia blogging ... salam kenal ..:)

    BalasHapus
  2. Memang susah-susah gampang ya Bu menumbuhkan minat baca pada anak-anak ...

    Kalau pengalaman saya dulu ...
    hal yang bisa menaikkan minat baca mereka adalah ... Ensiklopedia anak-anak ...
    setiap ada tugas sekolah ... banyak hal yang bisa mereka temukan di ensiklopedia tersebut ... akhirnya dari situ ... mereka jadi gemar membaca ... terutama si Sulung

    salam saya Bu

    BalasHapus