Jumat, Juli 30, 2010

Uang Asia Pasifik Koleksiku


Seperti yang pernah kuceritakan, waktu aku di Manila dulu, aku mengumpulkan beberapa mata uang kertas negara-negara Asia Pasifik sebagai souvenir.

Aku sudah browsing di www.banknotes.com dan aku dapat gambar mata uang yang sama persis dengan koleksiku. Dan akhirnya aku menemukan mata uang negara mana yang tulisannya bukan latin sehingga menyulitkanku mengingat-ingat dari teman yang mana mata uang kertas ini.

ASIA
10 Rupees Pakistan

100 Rupees Srilanka

10 Rupees India

5 Rufiyaa Maldives

10 Taka Bangladesh

100 Rupees Nepal

1000 Kyats Myanmar

10 Bath Thailand

1 Ringgit Malaysia

20 Piso Philiphine

5000 Kip Laos

1 Lari Georgia

10000 Manat Turkmenistan

1000 Sum Uzbekistan

10 Tyn Kyrgyzstan

5 Som Kyrgyzstan


PASIFIC

200 Vatu Vanuatu

5 Dolars New Zealand


Kesulitan yang cukup berarti kualami ketika mengidentifikasikan mata uang dari Nepal, Laos, Uzbekistan, dan Kyrgyzstan. Terutama yang 5 Som Kyrgyz...aku cukup pusing mengira-ngira darimana uang kertas ini karena aku tidak ingat sama sekali bahwa teman Kyrgyz-ku itu memberiku 2 lembar uang.

Eniwei, aku ingin menata uang-uang itu dalam satu pigura sehingga bisa jadi hiasan dinding. Untuk mengingatkanku agar jangan jadi katak dalam tempurung... Agar selalu ingat betapa luas dan beragamnya dunia ini...

Sebenarnya masih banyak teman lain yang tidak sempat memberi mata uang mereka, ada yang selalu saja lupa membawanya dan memintaku menelpon kamarnya untuk mengingatkan. Tapi giliran kutelepon, dia selalu saja tidak di kamar (Mongolia, dan Azerbaijan). Salahku juga sih, minta souvenirnya menjelang pulang, jadi semua sibuk dengan urusan beli oleh-oleh

Ada yang membawa mata uang yang paling besar (setara US 10 dolar), yang rencananya akan dia gunakan untuk taksi pulang dari bandara sehingga tidak bisa memberikannya padaku (Afganistan).

Ada yang ga punya mata uang sendiri tapi menggunakan dolar Australia (sebagian besar Negara Pasifik) atau dolar Amerika (Timor Leste). Ada yang memang ga membawanya dan ada juga yang terlalu pendiam sehingga aku ga berani mintanya (Bhutan dan Tajikistan)..hahahah...

Dan inilah wujud asli uang-uang kertas koleksiku...


3 komentar:

  1. R. Buchari Fatahillah6 Mei 2012 07.31

    terima kasih kami telah membuka dan membaca blog ini karena sangat berguna untuk tugas pelajaran IPS anak kami disekolah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Senang bisa membantu Bapak...

      Dan mungkin, nanti jika anak saya sudah mendapat tugas ini, akan jadi bermanfaat buat dia..

      Hapus
  2. wah lumayan tch kalo dijadikan RP brapa yea,,hehehe
    ku jga trtarik ngoleksi uang dunia tp msh sdkt

    BalasHapus