First Bullying
Aku merasa, komunikasi dengan anakku ga ada masalah. Artinya kami sering berbagi cerita, mendongeng, baca bersama dan banyak kegiatan bersama. Jadi momen berangkat dan pulang bersama setiap hari, kujadikan kesempatan sebagai ajang komunikasi dengan anak...(kadang ajang diskusi yang bikin migrenku kambuh...la anak-anakku...talkative semua je..dan ga gampang nerima jawaban orang tua begitu saja...belum lagi dua-duanya ingin duluan ngomong....wiiiiiii....migren beuneur...) Tapi seringnya, diskusi itu berkutat pada apa yang sedang kami lakukan...entah belajar membaca semua tulisan sepanjang jalan...denger cerita di radio..nyanyi bareng di mobil...recalling kegiatan mereka ketika di sekolah...cerita kegiatanku sendiri...dan seputaran itu saja. Aku jarang kepikir untuk tanya bagaimana perasaan dia hari ini, bagaimana pergaulan dia dengan teman-temannya yang lain....pokoknya..hal-hal seputar perasaan lah... Sampai ketika aku denger dari salah satu ibu di sekolah bahwa si anu naksir si ini, ...